Selasa, 17 September 2019

Silaturahmi di Institut Kesehatan Deli Husada Sumut, Pimpinan MPR: Saya Bangga dengan Generasi Muda di Sini

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan dan Orasi Pendidikan dengan tema

    Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan dan Orasi Pendidikan dengan tema "Pemuda dan Pendidikan Membangun Peradaban Bangsa" di Auditorium Institut Kesehatan Deli Husada, Deli Tua, Sumatera Utara pada Jumat, 24 November 2017.

    INFO MPR-- Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan dan Orasi Pendidikan dengan tema 'Pemuda dan Pendidikan Membangun Peradaban Bangsa', di Auditorium Institut Kesehatan Deli Husada, Deli Tua, Sumatera Utara, Jumat, 24 November 2017.

    Acara tersebut dihadiri Pimpinan Badan Penganggaran MPR dari Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding sebagai narasumber acara, Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono yang juga sebagai narasumber acara, Rektor Institut Kesehatan Deli Husada dan ratusan mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada.

    Dalam kesempatan awal, Sarifuddin Sudding sangat mengapresiasi penyambutan dari para peserta terhadap acara silaturahmi kebangsaan MPR. "Saya sangat apresiasi, responsif yang luar biasa dari generasi muda memang sangat kami harapkan," katanya.

    Diungkapkan Sarifuddin, dalam sejarah perjalanan pergerakan dan perubahan bangsa Indonesia mulai tahun 1908, tahun 1928, di era orde lama, orde baru dan di era reformasi kiprah pemuda Indonesia sangat berperan. Sehingga perubahan demi perubahan yang mewarnai bangsa ini ada peran besar pemuda Indonesia itu adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dibantah.

    Peran yang luar biasa dari pemuda Indonesia terjadi pada tahun 1928 dimana sumpah pemuda dideklarasikan. Sumpah tersebut adalah elemen pengikat seluruh bangsa Indonesia untuk bersatu tanpa mempersoalkan lagi perbedaan.  Isi sumpah pemuda tersebut sangat luarbiasa. Sumpah tersebut adalah cikal bakal semangat seluruh pemuda bersama rakyat Indonesia untuk menggapai cita-cita bersama yakni kemerdekaan.

    Dalam kesempatan yang sama, Ma'ruf Cahyono juga sangat mengapresiasi atensi dan respon luar biasa dari peserta.  Ma'ruf sempat terkesima dengan jawaban kompak dan keras para peserta ketika dirinya membacakan satu baris bait puisi tentang Indonesia.  "Masih Indonesiakah kita?" satu bait puisi tersebut dijawab lantang peserta dengan kata-kata "masih bapaak".

    "Jawaban antusias generasi muda Indonesia akan ekspresi kecintaan kepada bangsa yang sangat lantang penuh semangat menandakan bangsa ini bisa berharap banyak kepada pemuda Indonesia ke depannya," ujar penerima anugerah tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden  Joko Widodo ini.

    Ma'ruf Cahyono mengingatkan dan menekankan bahwa generasi muda adalah pewaris dan penerus apa yang ditinggalkan para pendiri bangsa yakni nilai-nilai luhur bangsa yakni Pancasila.  Untuk itu generasi muda harus menjaga dan merawat serta mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

    "Saya begitu mendengar para pemuda Deli Tua ini berdiri semangat menyanyikan lagu kebangsaan, saya bangga dan sangat optimis negara ini akan terjaga dan maju ditangan para pemuda Indonesia," tuturnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.