BPS: Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestik Menurun  

Reporter

Senin, 3 Oktober 2016 14:28 WIB

Terminal 1 Keberangkatan di Bandar Udara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 26 Oktober 2015. Tempo/Rully Kesuma

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Agustus 2016. Sebaliknya, jumlah penumpang internasional meningkat.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah penumpang domestik sebanyak 7,1 juta orang, turun 10,16 persen dibandingkan Juli 2016. "Penurunan penumpang terjadi di semua bandara yang diamati," katanya di kantor BPS Jakarta, Senin, 3 Oktober 2016.

Penurunan terbesar terjadi di Bandara Hasanuddin, Makassar, yaitu sebesar 19,84 persen. Di Bandara Kualanamu, Medan, turun 18,02 persen; Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, 10,81 persen; Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 6,94 persen; dan Bandara Juanda, Surabaya, 4,06 persen. BPS mencatat jumlah penumpang domestik terbesar di
Soekarno-Hatta sebanyak 1,7 juta orang atau 24,46 persen dari total penumpang domestik. Selain itu, Bandara Juanda, Surabaya, adalah 792,2 ribu orang atau 11,20 persen.

Baca: Harga BBM Tetap, YLKI: Idealnya Jangan Sering Naik-Turun

Sejak Januari hingga Agustus 2016, jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 52,6 juta orang atau naik 16,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 45,1 juta orang. Jumlah penumpang terbesar pada periode tersebut tercatat di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu 13,5 juta orang atau 25,61 persen dari keseluruhan penumpang domestik.

Adapun jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri atau internasional pada Agustus 2016 sebanyak 1,3 juta orang. Jumlahnya naik 6,20 persen dibandingkan Juli 2016. Jumlah penumpang internasional terbesar tercatat melalui Bandara Soekarno-Hatta mencapai 604,9 ribu orang atau 45,31 persen dari total penumpang ke luar negeri dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 488,2 ribu orang atau 36,57 persen.

Suhariyanto mengatakan kenaikan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu 16,42 persen. Diikuti kenaikan di Bandara Hasanuddin sebesar 8,11 persen dan Bandara Ngurah Rai sebesar 4,94 persen. Penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Juanda sebesar 33,33 persen dan Kualanamu 10,57 persen.

Simak: 2 Koper Uang di Rumah Marwah Daud, Dikira dari Jin, Rupanya?

Selama Januari hingga Agustus 2016, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri mencapai 9,7 juta orang atau naik 5,66 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015. Jumlah tersebut mencakup penerbangan dengan maskapai nasional maupun asing.

Jumlah penumpang ke luar negeri terbesar pada periode tersebut tercatat sebanyak 4,3 juta orang atau 44,68 persen dari semua penumpang ke luar negeri. Bandara Ngurah Rai menempati urutan kedua dengan 3,3 juta penumpang atau 34,34 persen.

VINDRY FLORENTIN

Berita terkait

17 Bandara Internasional Turun Status, BPS: Hanya Digunakan 169 Wisatawan Mancanegara

1 hari lalu

17 Bandara Internasional Turun Status, BPS: Hanya Digunakan 169 Wisatawan Mancanegara

BPS mencatat hanya 169 wisatawan mancanegara yang menggunakan 17 Bandara yang kini turun status menjadi Bandara domestik.

Baca Selengkapnya

BPS: Inflasi Indonesia Mencapai 3 Persen di Momen Lebaran, Faktor Mudik

1 hari lalu

BPS: Inflasi Indonesia Mencapai 3 Persen di Momen Lebaran, Faktor Mudik

Badan Pusat Statistik mencatat tingkat inflasi pada momen Lebaran atau April 2024 sebesar 3 persen secara tahunan.

Baca Selengkapnya

Neraca Perdagangan Kita Surplus 47 Bulan Berturut-turut, Apa Penyebabnya?

11 hari lalu

Neraca Perdagangan Kita Surplus 47 Bulan Berturut-turut, Apa Penyebabnya?

Indonesia memperpanjang rekor surplus neraca perdagangan dalam 47 bulan terakhir pada Maret 2024

Baca Selengkapnya

Terkini Bisnis: Putusan MK Pengaruhi IHSG, Bandara Sam Ratulangi Mulai Dibuka

11 hari lalu

Terkini Bisnis: Putusan MK Pengaruhi IHSG, Bandara Sam Ratulangi Mulai Dibuka

Pembacaan putusan sengketa Pilpres di MK memengaruhi IHSG. Perdagangan ditutup melemah 7.073,82.

Baca Selengkapnya

Impor Maret 2024 Turun 2,6 Persen, Impor Bahan Baku Turun tapi Barang Konsumsi Naik

11 hari lalu

Impor Maret 2024 Turun 2,6 Persen, Impor Bahan Baku Turun tapi Barang Konsumsi Naik

BPS mencatat impor pada Maret 2024 turun 2,6 persen secara bulanan. Impor bahan baku dan bahan penolong turun, tapi barang konsumsi naik.

Baca Selengkapnya

BPS: Impor Beras pada Maret 2024 Melonjak 29 Persen

11 hari lalu

BPS: Impor Beras pada Maret 2024 Melonjak 29 Persen

Badan Pusat Statistik atau BPS mengungkapkan terjadi lonjakan impor serealia pada Maret 2024. BPS mencatat impor beras naik 2,29 persen. Sedangkan impor gandum naik 24,54 persen.

Baca Selengkapnya

BPS Sebut Iran dan Israel Bukan Mitra Utama Dagang RI: Dampak Konflik Tak Signifikan

11 hari lalu

BPS Sebut Iran dan Israel Bukan Mitra Utama Dagang RI: Dampak Konflik Tak Signifikan

BPS menilai dampak konflik geopolitik antara Iran dan Israel tak berdampak signifikan terhadap perdangan Indonesia. Begini penjelasan lengkapnya.

Baca Selengkapnya

Surplus Perdagangan Maret Tembus USD 4,47 Miliar, Ditopang Ekspor Logam Dasar dan Sawit

11 hari lalu

Surplus Perdagangan Maret Tembus USD 4,47 Miliar, Ditopang Ekspor Logam Dasar dan Sawit

Surplus perdagangan Indonesia pada Maret 2024 tembus US$ 4,47 miliar. Surplus 47 bulan berturut-turut.

Baca Selengkapnya

Timur Tengah Memanas, BPS Beberkan Sejumlah Komoditas yang Harganya Melonjak

11 hari lalu

Timur Tengah Memanas, BPS Beberkan Sejumlah Komoditas yang Harganya Melonjak

Badan Pusat Statistik atau BPS membeberkan lonjakan harga komoditas akibat memanasnya tekanan geopolitik di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya

Penerbangan Internasional di Bandara Sultan Hasanuddin Airport Makassar Meningkat 8,29 Persen

30 hari lalu

Penerbangan Internasional di Bandara Sultan Hasanuddin Airport Makassar Meningkat 8,29 Persen

Aktivitas penerbangan internasional yang datang, berangkat, dan transit di Bandara Sultan Hasanuddin Airport Makassar pada Februari 2024 meningkat.

Baca Selengkapnya