Izin Kereta Cepat Sudah Keluar Sejak Juli

Reporter

Kamis, 18 Agustus 2016 18:32 WIB

Presiden Jokowi menandatangani batu prasasti saat Groundbreaking Proyek Kereta Cepat di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, 21 Januari 2016. Proyek ini bertujuan mempercepat perkembangan sentra ekonomi koridor Jakarta - Bandung. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan telah menerbitkan izin pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung secara utuh. Sebelumnya Kementerian baru mengeluarkan izin pembangunan untuk lima kilometer pertama kereta cepat Jakarta-Bandung di Walini, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

“Izin pembangunan pada 18 Juli sudah dikeluarkan semuanya,” kata Juru Bicara Menteri Perhubungan, Dewa Made Sastrawan, di kantornya, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2016.

Menurut Sastrawan, izin itu dikeluarkan saat Ignasius Jonan masih menjabat menteri perhubungan. Kementerian mengaku tetap mengeluarkan izin pembangunan kendati sejumlah kelengkapan izin belum dipenuhi PT Kereta Cepat Indonesia Cina selaku penggarap proyek.

“Sekarang kelengkapannya sedang diproses,” kata Sastrawan.

Direktur Jenderal Perkerataapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono mengatakan, kendati sejumlah kelengkapan belum dipenuhi, KCIC sudah bisa mulai membangun prasarana kereta cepat. Namun KCIC baru bisa membangun di tanah-tanah yang telah mereka kuasai.

Panjang lintasan kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai 142,3 kilometer. KCIC baru menguasai 59 persen lahan. Menurut Prasetyo, kebijakan itu diambil Kementerian dengan mencontek skema pengerjaan jalan tol di mana pemegang konsesi tetap bisa memulai pembangunan kendati belum semua lahan dikuasai.

“Jalan tol bisa dibangun begitu. Kami sedikit belajar dari teman-teman di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, saat Kementerian mengeluarkan izin pembangunan pada 18 Juli lalu, KCIC belum merampungkan detail engineering design proyek. DED baru kelar pada awal Agustus ini.

Izin pembangunan sempat berlarut lantaran KCIC belum merampungkan DED proyek. KCIC juga praktis baru menguasai 59 persen lahan buat proyek prasarana. Sebelumnya, KCIC menyatakan izin pembangunan diperlukan untuk mencairkan pinjaman biaya proyek sebanyak 75 persen dari total investasi US$ 5,1 miliar ke China Development Bank sebagai debitur.

KHAIRUL ANAM

Berita terkait

Kemenhub Tetapkan 17 Bandara Internasional, Berikut Daftarnya

2 hari lalu

Kemenhub Tetapkan 17 Bandara Internasional, Berikut Daftarnya

Kemenhub akan terus mengevaluasi penataan bandara secara umum, termasuk bandara internasional.

Baca Selengkapnya

Kemenhub Imbau Masyarakat Tinggalkan Travel Gelap, Ini 5 Dampak Buruk Menggunakannya

7 hari lalu

Kemenhub Imbau Masyarakat Tinggalkan Travel Gelap, Ini 5 Dampak Buruk Menggunakannya

Hindari risiko fatal dengan travel gelap. Ketahui dampak buruknya, termasuk kecelakaan, asuransi, dan tarif tak jelas.

Baca Selengkapnya

Dirjen Hubud Apresiasi Kinerja Karyawan AirNav

12 hari lalu

Dirjen Hubud Apresiasi Kinerja Karyawan AirNav

Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia, menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah Murni.

Baca Selengkapnya

Arus Balik: Jumlah Penumpang Kereta hingga Angka Kecelakaan Turun

12 hari lalu

Arus Balik: Jumlah Penumpang Kereta hingga Angka Kecelakaan Turun

Setelah Lebaran 2024, gelombang arus balik memulai perjalanan banyak orang kembali ke perantauan

Baca Selengkapnya

Kemenhub Berangkatkan Peserta Arus Balik Gratis dengan 160 Bus

13 hari lalu

Kemenhub Berangkatkan Peserta Arus Balik Gratis dengan 160 Bus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberangkatkan peserta arus balik gratis Lebaran 2024 dengan 160 bus.

Baca Selengkapnya

Terminal Tirtonadi Solo Mulai Kirim Sepeda Motor Peserta Mudik Gratis Lebaran 2024 Kembali ke Perantauan

15 hari lalu

Terminal Tirtonadi Solo Mulai Kirim Sepeda Motor Peserta Mudik Gratis Lebaran 2024 Kembali ke Perantauan

Loading pengiriman sepeda motor, masuk ke truk, dan diberangkatkan sekitar pukul 14.00 menuju ke Terminal Pulo Gadung.

Baca Selengkapnya

Kemenhub Siapkan 3 Armada Kapal Rute Panjang-Ciwandan untuk Arus Balik Lebaran

15 hari lalu

Kemenhub Siapkan 3 Armada Kapal Rute Panjang-Ciwandan untuk Arus Balik Lebaran

Kapal tersebut diperuntukkan bagi kendaraan sepeda motor dan mobil kecil. Sedangkan selama arus balik, truk 3 sumbu untuk sementara tak diperbolehkan.

Baca Selengkapnya

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

15 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Salah satu instruksinya yakni mempercepat dikeluarkannya Surat Perintah Berlayar (SPB) kapal.

Baca Selengkapnya

Menhub Tinjau Persiapan Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

15 hari lalu

Menhub Tinjau Persiapan Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

AirNav Indonesia diminta untuk mengoptimalkan runway ketiga di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Selengkapnya

Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek Diduga karena Sopir Mengantuk

20 hari lalu

Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek Diduga karena Sopir Mengantuk

Kecelakaan di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama arus mudik lebaran diduga karena sopir mengantuk.

Baca Selengkapnya