Dapat Izin Impor, Koperasi Tahu-Tempe Kebingungan

Reporter

Editor

Agoeng Wijaya

Selasa, 17 September 2013 10:04 WIB

Pekerja mencuci kedelai di pabrik tempe di Kampung Rawa, Jakarta, Selasa (10/9). Sejumlah pengrajin mulai kembali memproduksi tempe untuk dijual pada hari Kamis (12/9) pasca aksi mogok akibat melonjaknya harga kedelai. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Diizinkan mengimpor 125 ribu ton kedelai, Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) kini malah kebingungan. "Surat Persetujuan Impor (SPI) itu sudah keluar, 125 ribu ton. Tapi jujur saja kami tak punya kemampuan," tutur Sekretaris Jenderal Gakoptindo, Suyanto, saat dihubungi Tempo, Selasa, 17 September 2013.

Suyanto menyatakan, ia kini tengah mengusahakan kredit dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Menurut dia, bank pelat merah yang identik dengan dukungannya bagi usaha kerakyatan itu telah setuju untuk mengucurkan kredit dengan jaminan.

Untuk itu, kata dia, Gakoptindo sedang berkoordinasi dengan para anggotanya yang terdiri dari 15 ribu perajin tahu tempe. "Kami mendata aset yang dapat dijaminkan," ujarnya.

Suyanto mengatakan, beberapa Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia (Kopti) di daerah telah bersedia untuk menjaminkan asetnya agar mereka bisa mengimpor kedelai secara mandiri. Kopti Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, misalnya, siap menjaminkan aset mereka berupa tanah, bangunan dan peralatan yang masing-masing bernilai Rp 5 miliar dan Rp 10 miliar.

Namun, bila aset itu tak juga mencukupi, Suyanto menyatakan tak menutup kemungkinan bagi Gakoptindo untuk menggandeng pihak ketiga. "Pihak ketiga ini bisa Bulog atau perusahaan swasta," katanya.

Belum selesai soal uang, Suyanto juga mengaku belum mengikat kontrak dengan pemasok kedelai di Amerika Serikat. "Pokoknya kalau harus bersaing sama importir-importir besar yang sudah pengalaman itu kami tidak mampu."

Menurut Suyanto, saat mengajukan izin impor, Gakoptindo memang hanya mempertimbangkan kebutuhan kedelai mereka yang besarnya mencapai 132 ribu ton per bulan. "Jadi, kaget juga waktu diberi izin impornya sebesar itu," katanya.

PINGIT ARIA

Topik Terhangat:
Tabrakan Anak Ahmad Dhani| Siapa Bunda Putri| Penembakan Polisi |Miss World| Misteri Sisca Yofie

Berita Terpopuler:
Munzir Almusawa Ramal Dirinya Meninggal di Usia 40
Halo, Saya Bunda Putri
Gara-gara Ngobrol, Perwira Ini Diusir Kapolri
Tiga Penyebab Organ Intim Penjual Kopi Dirusak
Selenggarakan Miss World, Hary Tanoe Merugi

Berita terkait

Ketahui 4 Manfaat dari Unsur Isoflavon dalam Kedelai

20 Januari 2023

Ketahui 4 Manfaat dari Unsur Isoflavon dalam Kedelai

Dikutip dari Healthline, kacang kedelai mengandung banyak nutrisi seperti protein, serta, karbohidrat, lemak, serta vitamin dan mineral.

Baca Selengkapnya

Kedelai Impor vs Kedelai Lokal, Mana yang Terbaik Buat Tahu dan Tempe?

19 Januari 2023

Kedelai Impor vs Kedelai Lokal, Mana yang Terbaik Buat Tahu dan Tempe?

Menurut Ketua Umum Gakoptindo, Aip Syarifuddin, kedelai lokal sebenarnya bisa untuk produksi tahu dan tempe, dan kualitasnya tidak kalah kedelai impor

Baca Selengkapnya

Tidak Hanya Tahu dan Tempe, Berikut Makanan Berbahan Utama Kedelai

19 Januari 2023

Tidak Hanya Tahu dan Tempe, Berikut Makanan Berbahan Utama Kedelai

Kedelai termasuk sumber protein yang berasal dari spesies kacang-kacangan dari Asia Timur.

Baca Selengkapnya

Indonesia Masih Bergantung Impor Kedelai Dari Amerika, Ini Penyebabnya

12 Januari 2023

Indonesia Masih Bergantung Impor Kedelai Dari Amerika, Ini Penyebabnya

Indonesia masih sangat bergantung dengan kedelai impor dari Amerika sebab produksi dari dalam negeri masih sangat kurang

Baca Selengkapnya

Harga Telur Meroket, Apa Sumber Protein Selain Telur?

11 Juni 2022

Harga Telur Meroket, Apa Sumber Protein Selain Telur?

Harga telur terus naik, bagaimana memenuhi kecukupan protein selain dari telur? 5 Jenis makanan ini puny akandungan protein tinggi pula.

Baca Selengkapnya

Tempe di Sejumlah Pasar di Tangerang Ludes dalam 3 Jam

24 Februari 2022

Tempe di Sejumlah Pasar di Tangerang Ludes dalam 3 Jam

Meski harga naik dan ukuran tempe diperkecil, para pembeli saling berebut dan memborongnya di lapak Samsudin di Pasar Kemis Baru, Tangerang.

Baca Selengkapnya

Produsen Sempat Mogok, Harga Tahu dan Tempe di Pasar Slipi Normal

24 Februari 2022

Produsen Sempat Mogok, Harga Tahu dan Tempe di Pasar Slipi Normal

Sejumlah pedagang tahu dan tempe di Pasar Slipi, Palmerah, Jakarta Barat tidak menaikkan harga jual meski produsen sempat mogok produksi

Baca Selengkapnya

Harga Kedelai Semakin Tinggi, Produsen Tahu Tempe di Depok Kompak Mogok 3 Hari

21 Februari 2022

Harga Kedelai Semakin Tinggi, Produsen Tahu Tempe di Depok Kompak Mogok 3 Hari

Produsen tahu tempe di Depok ikut mogok kerja karena harga kedelai impor yang naik.

Baca Selengkapnya

Top 3 Metro: Produsen Tahu dan Tempe Mogok 3 Hari, Anies Teken Perda APBD DKI

21 Februari 2022

Top 3 Metro: Produsen Tahu dan Tempe Mogok 3 Hari, Anies Teken Perda APBD DKI

Produsen tahu dan tempe Jabodetabek mulai hari ini mogok produksi selama 3 hari menuntut pemerintah subsidi harga kedelai impor.

Baca Selengkapnya

Mogok Produksi Tiga Hari, Paguyuban Sweeping Produsen Tahu dan Tempe

21 Februari 2022

Mogok Produksi Tiga Hari, Paguyuban Sweeping Produsen Tahu dan Tempe

Para produsen tempe sweeping pengrajin yang masih membuat tahu dan tempe menjelang mogok produksi untuk memprotes kenaikan harga kedelai.

Baca Selengkapnya