Energi Mega Lipat Tigakan Produksinya

Reporter

Editor

Senin, 13 Juli 2009 16:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Energi Mega Persada Tbk menargetkan jumlah produksinya di akhir 2010 bakal berlipat tiga dibandingkan tahun ini. Jika 2009 perseroan berancang-ancang menghasilkan 30 ribu barel ekuivalen minyak per hari, tahun depan jumlahnya diprediksi berada di kisaran 90 ribu barel.

Pasalnya, tahun depan perseroan memulai produksi di beberapa lapangan minyak bumi dan gasnya. "Sumbangan tambahan paling banyak diperoleh dari blok Kangean," ujar Wakil Presiden Hubungan Investor Energi Erwin W. Hidayat dalam paparan pers di kantornya, Senin (12/7).

Ia mengatakan, perseroan memiliki 50 persen kepemilikan blok Kangean, Jawa Timur, dan kini baru ada dua lapangan yang memberi hasil. Tiap hari, lapangan Sepanjang menghasilkan 4.000 barel minyak, sedangkan lapangan Pagerungan memproduksi 40 juta kaki kubik gas.

Tahun depan, di Kangean ada tiga lapangan baru yang mulai beroperasi, yakni Terang, Sirasun, dan Batur. Total produksi gas tiga lapangan itu tiap harinya diperkirakan mencapai 300 juta kaki kubik gas atau setara 50 ribu barel ekuivalen minyak per hari.

Blok Tonga di Sumatera Utara, di mana perseroan menguasai 53,44 persen kepemilikan, pun akan memulai produksinya akhir tahun depan. "Produksi awalnya sekitar 600 barel minyak per hari," tutur Direktur Operasional Energi Amir Balfas. "Pada 2011 produksinya diharapkan mencapai 2.000 barel per hari."

Energi juga akan menggenjot hasil dari blok lain yang sudah berproduksi, seperti blok minyak di Selat Malaka, serta blok gas di Korinci Baru (Sumatera) dan Semberah (Kalimantan).

Namun, perseroan belum mau mengungkapkan berapa besar dana yang digelontorkan untuk membiayai peningkatan produksi tersebut. "Mungkin nanti, saat paparan publik setelah laporan keuangan semester pertama kami selesai," kata Herwin.

BUNGA MANGGIASIH

Berita terkait

Penjualan Energi Mega Persada Naik 28 Persen Semester I 2020

29 September 2020

Penjualan Energi Mega Persada Naik 28 Persen Semester I 2020

Emiten minyak dan gas bumi, PT Energi Mega Persada Tbk berhasil membukukan pertumbuhan kinerja baik penjualan maupun laba pada paruh pertama tahun ini

Baca Selengkapnya

Empat Strategi SKK Migas Kejar Target Produksi 1 Juta Barel

11 Oktober 2019

Empat Strategi SKK Migas Kejar Target Produksi 1 Juta Barel

SKK Migas menargetkan produksi migas 1 juta barel per hari pada 2030.

Baca Selengkapnya

Harga Minyak Dunia Membaik, Produsen Gelontorkan Investasi

10 Januari 2018

Harga Minyak Dunia Membaik, Produsen Gelontorkan Investasi

Produsen minyak dan gas bumi kelas dunia menyambut perbaikan harga Minyak Dunia dengan menggenjot investasi.

Baca Selengkapnya

ESDM: Produksi Minyak Sulit Bertambah

9 Januari 2018

ESDM: Produksi Minyak Sulit Bertambah

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan produksi minyak bumi pada tahun ini sulit bertambah.

Baca Selengkapnya

Pertamina Tetap Operasikan Blok Mahakam Tanpa Total  

29 Agustus 2017

Pertamina Tetap Operasikan Blok Mahakam Tanpa Total  

Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman menyatakan Pertamina harus siap menjalankan operasi, baik dengan Total maupun tanpa Total.

Baca Selengkapnya

Pertamina EP Tambah Produksi Minyak

28 Agustus 2017

Pertamina EP Tambah Produksi Minyak

Target produksi Pertamina EP belum terpenuhi karena pemboran
akhir tahun lalu tidak signifikan.

Baca Selengkapnya

Bor Sumur Baru, Pertamina Tarakan Siapkan US$ 24 Juta

31 Juli 2017

Bor Sumur Baru, Pertamina Tarakan Siapkan US$ 24 Juta

Pengeboran di aera Sembakung dan Tarakan akan dilakukan pada September 2017. Produksi migas Blok Tarakan ditargetkan 2.700 barrel of oil per day.

Baca Selengkapnya

Pemerintah Cari Pembeli Gas Produksi Blok Masela  

30 Juli 2017

Pemerintah Cari Pembeli Gas Produksi Blok Masela  

Menurut pemerintah, saat ini ada beberapa calon pembeli gas produksi Blok Masela. Selain gas, pembeli diharapkan dapat memproduksi pupuk.

Baca Selengkapnya

Pemerintah Tawarkan Pengelolaan Blok East Natuna ke Investor

30 Juli 2017

Pemerintah Tawarkan Pengelolaan Blok East Natuna ke Investor

Penawaran itu dilakukan menyusul mundurnya salah satu kontraktor Blok East
Natuna, Exxon, dari konsorsium pengelola ladang migas.

Baca Selengkapnya

Arcandra Ingin Pengelola Baru Blok Rokan Bisa Beri Nilai Tambah  

30 Juli 2017

Arcandra Ingin Pengelola Baru Blok Rokan Bisa Beri Nilai Tambah  

Kontrak pengelolaan PT Chevron atas Blok Rokan berakhir pada 2021. Namun hingga kini, Cevron belum memberikan kepastian untuk meneruskannya.

Baca Selengkapnya