Erick Thohir: Pangan Sangat Kompleks, Negara Agraris tapi Impor Terus

Selasa, 19 Oktober 2021 13:50 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir saat kunjungan untuk meresmikan Halal Hub Rest Area KM 72. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan akan berfokus memantau kinerja perusahaan pelat merah sektor pangan dalam satu tahun ke depan. Menurut Erick, negara menghadapi masalah pangan yang sangat kompleks sehingga membutuhkan perbaikan eksositem, baik dari sisi hulu maupun hilir.

Pangan ini sangat kompleks. Kita negara agraris tapi impor terus. Kalau bicara keberpihakan, keberpihakan kita adalah kepada petani, peternak, pekerja perkebunan. Itu objek, bukan subjek yang harus dibenahi,” ujar Erick dalam acara Grand Launching Produk Pangan dan Non-pangan secara virtual, Selasa, 19 Oktober 2021.

Untuk membenahi tata-kelola rantai pasok di sektor pangan, Erick berujar, perlu transformasi BUMN. Kementerian BUMN sedang merencanakan pembentukan holding perusahaan pelat merah sektor pangan agar lebih efektif dan efisien.

Dengan adanya holding, BUMN pangan bisa memperkuat kemitraannya dengan petani, peternak, dan nelayan guna meningkatkan produktivitas pangan di sisi hulu. Sedangkan dari hilir, holding BUMN memiliki tugas menyiapkan ekosistem pangan untuk memperbaiki rantai pasok bersama stakeholder lain.

Erick melanjutkan, untuk memperbaiki ekosistem pangan, pemerintah kini telah memiliki Badan Pangan Nasional. BPN mempunyai tugas sebagai koordinator pelaksana kebijakan ketersediaan pangan, stabilisasi pasokan dan harga pangan, penyaluran cadangan pangan pemerintah melalui BUMN, serta pengembangan sistem informasi pangan.

Dengan demikian, tugas dari masing-masing BUMN sektor pangan akan semakin jelas. Dia mencontohkan PT RNI dan Perusahaan Umum Bulog. Saat ini, RNI memiliki tugas untuk memfokuskan orientasi bisnisnya pada pasar, sedangkan Bulog akan menjadi stabilitator.

Adapun transformasi BUMN pangan tidak sekadar mencakup model bisnisnya, tapi juga dari sisi human capital-nya. Erick berharap jajaran direksi dan komisaris sektor pangan mendukung holding sebagai bentuk transformasi BUMN.

“Jadi ayo, saya enggah minta Bapak-bapak, Ibu-ibu sempurna, tapi empatinya harus terus diperbaiki sehingga menjadi ekosistem yang baik, tidak ada lagi raja-raja kecil, wong swasta mau kerja sama, masa di antara kita sulit,” ujar Erick.

BACA: Erick Thohir ke Bos BUMN Pangan: Yang Tidak Ikut Transformasi, Saya Bongkar

FRANCISCA CHRISTY ROSANA


Berita terkait

Ngunduh Mantu, Kaesang Pangarep - Erina Gudono Bakal Naik Kereta Kencana dan Kirab Bersama Jokowi

3 jam lalu

Ngunduh Mantu, Kaesang Pangarep - Erina Gudono Bakal Naik Kereta Kencana dan Kirab Bersama Jokowi

Akan ada sepuluh kereta yang melakukan kirab membawa Kaesang Pangarep - Erina Gudono bersama keluarga Presiden Jokowi.

Baca Selengkapnya

Ngunduh Mantu Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Erick Thohir: Setelah Acara Solo Harus Tetap Bersih

6 jam lalu

Ngunduh Mantu Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Erick Thohir: Setelah Acara Solo Harus Tetap Bersih

Dalam simulasi ngunduh mantu itu, Kaesang - Erina Gudono tidak hadir dan hanya diwakili Erick Thohir, Budi Karya, dan Bahlil Lahadalia.

Baca Selengkapnya

Erick Thohir Jadi Ketua Panitia Pernikahan Kaesang: Seperti Keponakan Sendiri

7 jam lalu

Erick Thohir Jadi Ketua Panitia Pernikahan Kaesang: Seperti Keponakan Sendiri

Erick Thohir menjelaskan Kaesang cukup dekat dengan anaknya, Aga Thohir, yang sama-sama tengah membangun dan mengembangkan Persis Solo.

Baca Selengkapnya

Erick Thohir Dianugerahi Marga Batak: Kehormatan Diangkat Anak Sidabutar

8 jam lalu

Erick Thohir Dianugerahi Marga Batak: Kehormatan Diangkat Anak Sidabutar

Dengan penganugerahan tersebut, Erick Thohir menyandang Putra Tomok dari Samosir dengan nama Erick Thohir Sidabutar.

Baca Selengkapnya

58 BUMN Bantu Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir: Fokus ke 40 Desa

13 jam lalu

58 BUMN Bantu Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir: Fokus ke 40 Desa

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengirimkan bantuan dari 58 BUMN yang tergabung dalam Satgas BUMN untuk korban bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.

Baca Selengkapnya

Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Bapanas Minta Pemda Berkoordinasi Jika Butuh Pasokan Pangan

1 hari lalu

Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Bapanas Minta Pemda Berkoordinasi Jika Butuh Pasokan Pangan

Kemenko Perekonomian menyebutkan tantangan utama pengendalian inflasi di daerah perbatasan perlu menjadi perhatian lebih.

Baca Selengkapnya

Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

1 hari lalu

Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

Ekonom menilai proyek kereta cepat akan menjadi beban bagi Indonesia dalam jangka panjang karena harga tiket yang dijual terlampau murah.

Baca Selengkapnya

Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

1 hari lalu

Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari Menteri BUMN Erick Thohir yang menyebut anak-anak kelompok paling rentan dalam gempa Cianjur.

Baca Selengkapnya

Sambangi Pengungsi Gempa Cianjur, Erick Thohir Sebut Anak-anak Kelompok Paling Rentan

1 hari lalu

Sambangi Pengungsi Gempa Cianjur, Erick Thohir Sebut Anak-anak Kelompok Paling Rentan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut anak-anak sebagai kelompok paling rentan setelah bencana terjadi.

Baca Selengkapnya

Pengembangan M Bloc Space, Ada Renovasi Sistem Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT

1 hari lalu

Pengembangan M Bloc Space, Ada Renovasi Sistem Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT

Kementerian BUMN bakal mengembangkan kawasan M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan.

Baca Selengkapnya