2013, Astra Agro Operasikan Empat Pabrik Baru

Reporter

Minggu, 4 November 2012 13:48 WIB

ANTARA/Andika Wahyu

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen kelapa sawit, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), akan mulai mengoperasikan empat pabrik baru tahun depan. Empat pabrik baru ini akan menambah kapasitas produksi anak usaha PT Astra Internasional Tbk tersebut. Penambahan empat pabrik baru ini membuat total pabrik milik Astra Agro menjadi 26 pabrik.

“Pabrik baru itu ada di Kalimantan Selatan satu unit, di Kalimantan Timur dua unit, dan Sulawesi Selatan satu unit,” kata Direktur Keuangan Astra Agro, Santosa, dalam acara workshop Grup Astra di Bandung, Jumat, 2 November 2012. Pabrik baru ini akan menambah kapasitas produksi Astra Agro sebesar 180 ton per jam, dari 1.050 ton per jam menjadi 1.130 ton per jam.

Produksi minyak sawit mentah (CPO) Astra Agro pada periode Januari-September 2012 naik 11,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada sembilan bulan pertama tahun lalu produksi CPO-nya mencapai 930,8 ton. Tahun ini produksi mereka mencapai 1.035,2 ton. Harga jual CPO turun 0,5 persen pada Januari-September 2012, dari Rp7.776 per kg pada 2011 menjadi Rp7.739 per kg.

Ia menambahkan belanja modal (capital expenditure) perseroan sampai September 2012 melonjak 39,5 persen dari Rp1,3 triliun menjadi 1,89 triliun. Pendapatan naik 8,1 persen, dari Rp 7,9 triliun pada Januari-September 2011 menjadi Rp 8,5 triliun pada periode yang sama tahun ini. Laba bersih perseroan n turun 10 persen, dari Rp1,8 triliun menjadi Rp1,7 triliun.

Di tengah turunnya harga CPO, Santosa yakin kebutuhan CPO akan terus meningkat seiring dengan pertambahan populasi dunia. Proyeksi pertambahan penduduk dunia adalah 80 juta jiwa per tahun. “Penambahan populasi ini setara dengan penambahan 3 juta ton minyak nabati dunia. Kalau dikonversikan, setiap tahun harus ada 1 juta hektare kebun kelapa sawit baru,” Santoso mengatakan.

Ia menambahkan, sayangnya di Indonesia dalam 5 tahun terakhir tidak pernah ada lebih dari 600 ribu hektare tanaman baru. Produksi CPO nasional mencapai 23 juta ton sampai September 2012. Pada akhir tahun estimasi produksi CPO nasional mencapai 25,2 juta ton.

Menanggapi penurunan harga CPO, menurut ia, perseroan tidak memiliki langkah antisipasi. “Kalau harga turun ya turun saja, kalau naik ya naik saja.”

Ia mengatakan penurunan harga yang terjadi sekarang terkesan tanggung. “Kalau nanggung begini, orang tidak akan jual kebunnya, jadi sebaiknya jangan nanggung turunnya,” katanya.

ANANDA W. TERESIA


Berita terkait

Profil Wilmar Group, Produsen Minyak Goreng Sania dan Fortune

16 Juni 2023

Profil Wilmar Group, Produsen Minyak Goreng Sania dan Fortune

Wilmar Group, produsen minyak goreng merek Sania dan Fortune, terkenal di Indonesia. Ini profilnya.

Baca Selengkapnya

7 Minyak Pengganti Minyak Goreng Sawit dan Malah Lebih Sehat

16 Januari 2022

7 Minyak Pengganti Minyak Goreng Sawit dan Malah Lebih Sehat

Melambungnya harga CPO atau sawit membuat harga minyak goreng mahal. Tak perlu khawatir Anda dapat mengganti dengan minyak lain yang lebih sehat.

Baca Selengkapnya

Kemenperin Sebut Kebijakan Ini Membuat Industri Pengolahan Sawit Tumbuh

21 Oktober 2021

Kemenperin Sebut Kebijakan Ini Membuat Industri Pengolahan Sawit Tumbuh

Kemenperin juga menyiapkan kawasan industri sebagai lokus investasi baru/perluasan industri hilir kelapa sawit

Baca Selengkapnya

Pengusaha Sawit Sulit Dapat Kredit dari Bank Eropa

20 Mei 2020

Pengusaha Sawit Sulit Dapat Kredit dari Bank Eropa

Masifnya kampanye negatif sawit Indonesia membuat pengusaha sulit mendapatkan kredit dari bank Eropa.

Baca Selengkapnya

Ekspor CPO Hanya Tumbuh 2,1 Persen selama Januari - Oktober 2019

24 Desember 2019

Ekspor CPO Hanya Tumbuh 2,1 Persen selama Januari - Oktober 2019

Volume ekspor produk minyak sawit Indonesia atau CPO tercatat naik tipis sebesar 2,1 persen

Baca Selengkapnya

RI Gugat Uni Eropa di WTO, Lawan Diskriminasi Kelapa Sawit

15 Desember 2019

RI Gugat Uni Eropa di WTO, Lawan Diskriminasi Kelapa Sawit

RI menggugat Uni Eropa atas diskriminasi produk kelapa sawit.

Baca Selengkapnya

Ekspor CPO dan Turunannya Bebas Pungutan Sampai Akhir Tahun

10 Oktober 2019

Ekspor CPO dan Turunannya Bebas Pungutan Sampai Akhir Tahun

Bea keluar nol rupiah untuk ekspor produk CPO dan turunannya itu mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober sampai dengan 31 Desember 2019.

Baca Selengkapnya

Genjot Produksi CPO, Sumsel Remajakan 23 Ribu Hektar Kebun Sawit

20 September 2019

Genjot Produksi CPO, Sumsel Remajakan 23 Ribu Hektar Kebun Sawit

Sumatera Selatan menargetkan bisa melakukan peremajaan atau replanting sekitar 23.014 Ha kebun sawit di berbagai kabupaten dan kota.

Baca Selengkapnya

India Janji Beri Diskon Tarif Bea Masuk Sawit dari Indonesia

9 September 2019

India Janji Beri Diskon Tarif Bea Masuk Sawit dari Indonesia

Penurunan tarif bea masuk ini akan membuat harga produk olahan sawit Indonesia setara dengan Malaysia.

Baca Selengkapnya

Temuan BPK: Perkebunan Kelapa Sawit Besar Banyak Bermasalah

23 Agustus 2019

Temuan BPK: Perkebunan Kelapa Sawit Besar Banyak Bermasalah

BPK menyebut perusahaan yang bermasalah tersebut terdaftar di bursa efek dan termasuk "pemain besar" di industri kelapa sawit.

Baca Selengkapnya