Samurai Bond untuk Bayar Utang Yen

Reporter

Editor

Rabu, 15 Juli 2009 21:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan pemerintah akan menggunakan hasil penerbitan obligasi di Jepang (Samurai Bond) untuk pembayaran utang Indonesia dalam bentuk yen. Meskipun waktunya belum ditentukan, penerbitan obligasi dalam denominasi yen ini memberikan sejumlah keuntungan, salah satunya untuk pembayaran utang dalam bentuk yen yang jatuh tempo.

Sampai saat ini Indonesia memiliki exposure pinjaman dalam bentuk yen yang cukup besar. Pada tahun ini saja pinjaman luar negeri Jepang mencapai US$ 27,33 miliar atau 47 persen dari total utang luar negeri. Tingginya pinjaman dari Jepang itu tak lepas dari sejumlah proyek, terutama di Departemen Pekerjaan Umum dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, yang didanai Jepang.

Menurut Rahmat, dengan menerbitkan Samurai Bond untuk pembayaran utang yen, pemerintah seperti melakukan natural hedging. Karena itu, dana hasil penerbitan obligasi di Jepang ini akan ditempatkan di rekening khusus dalam bentuk yen.

Sampai saat ini rencana penerbitan Samurai Bond tersebut dibatasi maksimal US$ 1,5 miliar. Obligasi ini rencananya dipasarkan di pasar modal Jepang yang dijamin secara parsial oleh Japan Bank For International Cooperation (JBIC). Dengan skema ini, JBIC bisa memberikan pinjaman langsung untuk anggaran negara jika Samurai Bond tak bisa terbit.

Menurut Rahmat, untuk memenuhi sisa kebutuhan anggaran Rp 38 triliun, pemerintah memiliki beberapa pilihan instrumen surat berharga. Instrumen yang sudah dimiliki pemerintah antara lain sukuk dana haji, sukuk retail, obligasi retail Indonesia, dan surat berharga nasional. "Yang penting berbiaya murah dengan risiko minim. Samurai Bond tetap dipertimbangkan," katanya, Rabu (15/7).

Advertising
Advertising

RIEKA RAHADIANA

Berita terkait

Dolar AS Menguat, Pasar Menanti Proyeksi Suku Bunga The Fed

27 September 2023

Dolar AS Menguat, Pasar Menanti Proyeksi Suku Bunga The Fed

Dolar AS dibeli 149,0710 yen Jepang, lebih tinggi dari 148,8090 yen Jepang.

Baca Selengkapnya

Pemerintah Terbitkan Samurai Bonds Senilai Rp11,35 T, Apa Artinya?

23 Mei 2023

Pemerintah Terbitkan Samurai Bonds Senilai Rp11,35 T, Apa Artinya?

Surat Utang Negara dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bonds) setara Rp11,35 triliun itu diterbitkan pada 19 Mei 2023. Ini artinya.

Baca Selengkapnya

Hari Oeang, Kisah ORI Beredar Gantikan Mata Uang Jepang dan Belanda 76 Tahun Silam

30 Oktober 2022

Hari Oeang, Kisah ORI Beredar Gantikan Mata Uang Jepang dan Belanda 76 Tahun Silam

Indonesia resmi memiliki mata uang pembayaran yang sah sendiri pada tahun 1946 yang dikenal dengan nama Oeang Republik Indonesia disingkat ORI.

Baca Selengkapnya

Rupiah Diprediksi Bergerak di Rentang Rp14.590 - Rp14.725 per Dolar AS

23 Mei 2022

Rupiah Diprediksi Bergerak di Rentang Rp14.590 - Rp14.725 per Dolar AS

Pada pekan lalu, nilai tukar rupiah terpantau menguat pada penutupan perdagangan, Jumat, 20 Mei 2021.

Baca Selengkapnya

Dolar AS Menguat tapi Euro Turun Akibat Ketidakpastian Perang Ukraina

12 Maret 2022

Dolar AS Menguat tapi Euro Turun Akibat Ketidakpastian Perang Ukraina

Dolar AS mencapai level tertinggi lima tahun terhadap safe-haven yen, pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu pagi, 12 Maret 2022.

Baca Selengkapnya

Dolar AS Menguat di Tengah Surutnya Kekhawatiran atas Varian Omicron

30 November 2021

Dolar AS Menguat di Tengah Surutnya Kekhawatiran atas Varian Omicron

Dolar AS menguat sedangkan mata uang Yen Jepang dan Franc Swiss melemah pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi, 30 November 2021.

Baca Selengkapnya

Dolar AS Dekati Level Tertinggi Tahun Ini di Perdagangan Sesi Asia

6 Oktober 2021

Dolar AS Dekati Level Tertinggi Tahun Ini di Perdagangan Sesi Asia

Dolar AS menguat mendekati level tertinggi untuk tahun ini dalam perdagangan bergelombang di sesi Asia pada Rabu pagi, 6 Oktober 2021.

Baca Selengkapnya

Pasar Saham Jatuh, Dolar AS Menguat

31 Juli 2021

Pasar Saham Jatuh, Dolar AS Menguat

Dolar AS menguat bersama dengan mata uang safe haven lainnya pada akhir perdagangan Jumat watktu Amerika atau Sabtu pagi WIB.

Baca Selengkapnya

The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Anjlok terhadap Yen

29 Februari 2020

The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Anjlok terhadap Yen

Beberapa investor sebelumnya menyarankan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memangkas suku bunga lebih cepat.

Baca Selengkapnya

Dorong Ekspor RI, BNI Salurkan Pinjaman Berdenominasi Yen

20 Juli 2018

Dorong Ekspor RI, BNI Salurkan Pinjaman Berdenominasi Yen

BNI memberikan kredit berdenominasi Yen untuk perusahaan berorientasi ekspor.

Baca Selengkapnya