Rabu, 23 Agustus 2017

KPR BTN Dipamerkan di IPEX 2017, Diklaim Miliki Banyak Kemudahan

Minggu, 13 Agustus 2017 | 13:58 WIB
Sejumlah pengunjung melihat brosur tentang kepemilikan rumah dan apartemen dalam acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, di Jakarta, 18 Februari 2017. Bank BTN menggenjot penyaluran KPR 2017 hingga Rp2,5 triliun, dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR Bank BTN sebesar 40 persen hingga tahun 2019. TEMPO/Fajar Januarta

Sejumlah pengunjung melihat brosur tentang kepemilikan rumah dan apartemen dalam acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, di Jakarta, 18 Februari 2017. Bank BTN menggenjot penyaluran KPR 2017 hingga Rp2,5 triliun, dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR Bank BTN sebesar 40 persen hingga tahun 2019. TEMPO/Fajar Januarta.

TEMPO.CO, Jakarta - Bank BTN menawarkan beberapa kemudahan dalam program Kredit Pemilikan Rumah atau KPR dalam pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center dari 11 hingga 20 Agustus 2017.

Bagi pembiayaan KPR Non-Subsidi, perseroan menawarkan bunga KPR sebesar 5 persen fixed 1 tahun serta 6,5 persen fixed 3 tahun. Uang muka atau down payment (DP) mulai dari 5 persen,  one hour approval, dan diskon hingga 20 persen untuk premi asuransi jiwa. Pada IPEX 2017 juga ditawarkan fasilitas KPR Bundling untuk kredit kendaraan bermotor dan furniture untuk isi rumah dan program promo menarik lainnya.

“Bank BTN juga memberikan diskon biaya administrasi sebesar 50 persen, bunga 5 persen selama jangka waktu kredit, dan uang muka mulai 1 persen untuk program KPR Subsidi,” kata Direktur Utama BTN Maryono dalam pesan resminya, Ahad, 13 Agustus 2017.

BTN telah berpartisipasi dalam program yang diluncurkan pemerintah yakni Satu Juta Rumah. Sejak Juni 2017 hingga saat ini, BTN telah menyalurkan kredit perumahan untuk sekitar 1,44  juta unit dengan nilai total Rp 156 triliun. Terhitung sejak April 2015 hingga pertengahan tahun ini, di Sumatera, KPR BTN sudah mengucur untuk 260.768 unit rumah  dengan nilai sekitar Rp 21,65 triliun.

Di Kalimantan, kredit perumahan Bank BTN sudah mencakup 126.091 unit rumah dengan nilai Rp 10,62 triliun. Kemudian di Sulawesi, kredit perumahan melalui Bank BTN telah terealisasi sebanyak 104.870 unit rumah dengan nilai Rp 7,79 triliun. Sementara itu, di pulau Jawa, Bank BTN telah menyalurkan kredit perumahan sebanyak 904.241 unit rumah dengan nilai Rp 111,28 triliun. Lalu di Bali, NTT, NTB dan Papua, kredit perumahan yang diberikan Bank BTN juga tercatat mencapai Rp4,5 triliun dengan jumlah unit rumah mencapai 43.885 unit rumah.


Sepanjang tahun ini, Bank BTN berkomitmen akan mendukung pembangunan rumah murah dan penyaluran KPR BTN Subsidi untuk 504.122 unit rumah. Mereka menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan kontruksi rumah non-subsidi dan penyaluran KPR non-subsidi untuk 161.878 unit rumah.

“Secara keseluruhan, kami menargetkan akan menyalurkan kredit konstruksi dan KPR untuk 666.000 unit rumah pada akhir 2017 dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah. Per Juni 2017, kami telah merealisasikan pembiayaan perumahan untuk 370.173 unit rumah atau setara 50 persen lebih dari target kami,” ucap Maryono.

Maryono menambahkan, perseroan pun akan terus berkomitmen mendukung kesuksesan program nasional pemerintahan Presiden Joko Widodo tersebut. Dukungan yang diberikan tak hanya berupa penyaluran KPR. Bank BTN, lanjutnya, akan terus memperkuat sumber pembiayaan, mendorong keterjangkauan, mendorong sisi ketersediaan rumah, serta bersinergi dengan stakeholder perumahan dalam rangka mensukseskan Program Satu Juta Rumah.

DESTRIANITA


Grafis

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Ini jalur alternatif menghadapi rencana Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperluas larangan sepeda motor di jalan Sudirman, Imam Bonjol, dan Rasuna Said.