Rabu, 16 Agustus 2017

Didorong Sektor Tambang, IHSG Dibuka Menguat di Level 5.828,54

Kamis, 10 Agustus 2017 | 10:34 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Yudhi Mahatma

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Yudhi Mahatma.

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis, 10 Agustus 2017.

IHSG hari ini dibuka menguat 0,08 persen atau 4,53 poin di level 5.828,54, dan terus menguat 0,11 persen atau 6,30 poin ke level 5.830,31 pada pukul 9.09 WIB.

Adapun pada perdagangan Rabu, 9 Agustus 2017, IHSG ditutup menguat 0,23 persen atau 13,44 poin ke level 5.824,01.

Dari 559 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini, Sebanyak 26 saham bergerak menguat, 10 saham bergerak melemah, dan 523 saham stagnan.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan dorongan terbesar dari sektor tambang yang menguat 0,59 persen. Adapun empat sektor lainnya melemah, didorong oleh sektor aneka industri yang turun 0,23 persen.


Baca: Rentan Melemah, IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

Kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguji ke level 5.850 hingga penutupan perdagangan hari ini. Analis PT Danareksa (Perseroan), Lucky Bayu Purnomo, mengungkapkan potensi tersebut disertai dengan rata-rata transaksi harian yang terdapat pada IHSG telah berada dalam teritori support.

Lucky menuturkan, kinerja saham-saham yang berkontribusi pada IHSG berpotensi menguat pada jangka pendek. "Kinerja IHSG cenderung terbatas menguat untuk menguji pada level kisaran 5.850," tulisnya dalam riset via surat elektronik, Kamis, 10 Agustus 2017.

Berbanding terbalik dengan IHSG, nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,04 persen atau 5 poin ke Rp 13.338 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pukul 09.15 WIB.

BISNIS


Grafis

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Sejak diumumkan pada Oktober tahun lalu, lebih dari 280 ribu orang mendaftar menjadi warga negara luar angkasa Asgardia. Proyek mimpi yang sarat kontroversi. Meski masih berupa konsep, Asgardia kini tengah menghimpun 100 ribu pendukung konstitusinya untuk mendaftarkan status negara itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.