Delapan Juta Pemudik Diprediksi Akan Masuk Jateng  

Senin, 19 Juni 2017 | 17:18 WIB
Delapan Juta Pemudik Diprediksi Akan Masuk Jateng  
Sejumlah kendaraan melintasi jalur Exit Tol Brebes Timur di Brebes, Jawa Tengah, 18 Juni 2017. Memasuki H-7 Idulfitri, kendaraan mudik yang melintasi Tol Brebes Timur terpantau ramai lancar. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, BREBES – Sebanyak delapan juta pemudik diprediksi akan masuk ke Jawa Tengah pada musim mudik lebaran 2017. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengungkapkan jumlah itu meningkat dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai enam juta pemudik.

“Diprediksi pemudik yang masuk Jateng meningkat menjadi delapan juta,” kata dia saat seusai memimpin apel siaga Operasi Ramadniya 2017 di pintu tol Kaligangsa, Brebes, Senin 19 Juni 2017.

Simak: Menteri Perhubungan Cek Kelayakan Angkutan Lebaran di Daerah

Menurut Ganjar, delapan juta pemudik tersebut masuk Jawa Tengah menggunakan berbagai moda transportasi. Seperti transportasi darat mobil, sepeda motor, bus, kereta api. Lalu lewat laut menggunakan kapal dan lewat udara menggunakan pesawat terbang. “Masuk jawa tengah melalui darat, laut, dan udara,” katanya.

Dari sekian jenis transportasi yang digunakan, Ganjar memperkirakan kendaraan pribadi baik mobil maupun motor masih manjadi favorit pemudik untuk pulang kampung. “Saya cek lewat media twitter, ternyata yang paling banyak masih kendaran pribadi,” kata dia.

Ganjar berpesan kepada para pemudik yang memasuki Jawa Tengah untuk tidak mengeluhkan kemacetan. Sebab, menurutnya, macet adalah salah satu eksotisme mudik. “Yang penting kendaraan yang dibawa masih bagus, kesehatan juga dijaga,” katanya.

Simak: Ribuan Sopir Mobil Tangki Pertamina Bakal Mogok Kerja 

Pada Senin siang, volume kendaraan di Brebes Exit Tol (Brexit) terus mengalami peningkatan dibanding hari sebelumnya. Menurut Kepala Cabang Pengelola Jalan Tol Kanci Pejagan Pemalang, Zulmarlian Iskandar, pada Minggu kemarin, jumlah kendaraan yang masuk ke Brexit mencapai 26 ribu unit. “Meningkat 56 persen dibanding hari normal yang biasanya 13 ribu unit per hari,” kata dia.

Dia memperkirakan jumlah itu akan terus meningkat. Pada arus mudik nanti jumlah kendaraan yang melalui Brexit diprediksi mencapai 45 ribu. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pembagian arus kandaraan dari tol agar dipecah mejadi dua. Yaitu menuju Jalur Pantura melalui Gerbang Tol Brebes Timur, dan menuju Tol Fungsional Brebes-Batang melalui gerbang tol Kaligangsa.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Condro Kirono mengatakan telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas jika antrean kendaraan di Kaligangsa. "Jika dari Kaligangsa ini sampai menutup Brexit, maka kendaraan akan dialihkan ke Pintu Keluar Brebes Barat," katanya.

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan