Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Taksi Online Vs Konvensional, Siapa Lebih Unggul?

Editor

Saroh mutaya

image-gnews
Ilustrasi - Taksi dan jaringan sinyal di telepon genggam pintar. dok/shutterstock KOMUNIKA ONLINE
Ilustrasi - Taksi dan jaringan sinyal di telepon genggam pintar. dok/shutterstock KOMUNIKA ONLINE
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Operator taksi diminta memberikan kepastian standar pelayanan yang baik. Pengamat transportasi dari Unika Soejijapranata Semarang, Djoko Setijowarno menyatakan perbaikan standar pelayanan antara lain dengna mempercepat waktu tunggu konsumen.

Djoko mengomentari revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Menurut dia, perusahaan taksi resmi harus segera mengubah diri dan mengenalkan informasi teknologi dalam bisnisnya.

Dia meyakini perangkat aplikasi akan sangat memudahkan dispatcher, driver, dan calon penumpang agar lebih responsif dan waktu tunggu semakin cepat. “Penggunaan aplikasi hanya merupakan pelengkap pengoperasian. Mestinya perangkat dispatching yang dijual, adalah seat atau perjalanan dengan taksi berizin, bukan terhadap kendaraan pribadi,” ungkapnya.

Baca: Kisruh, Bisnis Taksi Online Tetap Gurih

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga memastikan sebelum penetapan revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek pihaknya segera menyediakan formula aturan kuota. “Ada variabelnya macam-macam, salah satunya standar pelayanan yaitu waktu tunggu. Dengan waktu tunggunya bisa lebih pendek, kuotanya bisa banyak,” kata Elly di Kantor Kemenko Maritim, Rabu lalu, 22 Maret 2017.

Dia meyakini formula tersebut sedang dalam proses finalisasi dan minggu ini sudah siap diinformasikan. Oleh sebab itu, BPTJ juga membutuhkan jaminan dari operator setiap kendaraan untuk bisa memberikan standar pelayanan yang baik, termasuk waktu tunggu yang lebih cepat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: Kisruh Taksi Online, Ini yang Akan Dilakukan Wali Kota Risma

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan permintaan terhadap layanan aplikasi penyedia transportasi memang meningkat. Buktinya, Grab mengalami pertumbuhan 600 persen. “Sehingga kita lihat disini, pentingnya untuk menyesuaikan juga pada pertumbuhan permintaan,” tutur Ridzki.

Dia menjelaskan, pengemudi juga menolak jika ada kuota ataupun penetapan tarif batas atas dan bawah karena akan menurunkan produktifitas mereka. Menurutnya, selama ini kuota yang banyak juga meningkatkan kepuasan pelanggan.

“Kita juga harus perhatikan berapa lama para pelanggan mendapatkan servisnya? Faktor menunggu misalnya, mana ada orang sekarang mau nunggu 10 sampai 15 menit. Paling lambat misalnya 2 menit. Lalu faktor berapa harga yang didapatkan, kalau kuota kecil, maka harga jadi tinggi,” ucapnya.

BISNIS.COM

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Taksi Bluebird Ganti Transmover Avanza Baru, Tarif Bakal Naik

12 Desember 2023

Bluebird menambah armada taksinya dengan Toyota Transmover berbasis Avanza terbaru, 12 Desember 2023. TEMPO/Dicky Kurniawan
Taksi Bluebird Ganti Transmover Avanza Baru, Tarif Bakal Naik

Bluebird di tahun ini menambah sekaligus melakukan peremajaan dengan total 750 unit Transmover terbaru.


Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Bus Ekonomi Antarkota di Jawa Barat Naik 16 Persen

14 September 2022

Sejumlah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu 7 September 2022. Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) telah menaikkan tarif bus sebanyak 25-35 persen sejak Minggu (4/9) akibat kenaikan harga BBM. TEMPO/Subekti
Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Bus Ekonomi Antarkota di Jawa Barat Naik 16 Persen

Tarif bus ekonomi antarkota dalam provinsi (AKDP) di Jawa Barat resmi naik 16 persen usai kenaikan harga BBM.


Pemberlakuan Batas Tarif Taksi Online Akan Diawasi Ketat

19 Desember 2018

Aturan Baru Taksi Online Disiapkan
Pemberlakuan Batas Tarif Taksi Online Akan Diawasi Ketat

Pemerintah memastikan bakal mengawasi ketat kepatuhan para operator taksi online dalam memberlakukan tarif operasionalnya.


Aturan Baru Taksi Online Diteken, Tarif Tak Boleh Lebih Rp 6.500

13 Desember 2018

Sejumlah driver taksi online individu se-Jabodetabek menyampaikan aspirasi di depan gedung Lippo Kuningan, Jakarta, 10 September 2018. Aksi tersebut menuntut aplikator Grab menghentikan eksploitasi terhadap pengemudi online. Tempo/Fakhri Hermansyah
Aturan Baru Taksi Online Diteken, Tarif Tak Boleh Lebih Rp 6.500

Kemenhub meneken aturan baru tentang taksi online.


Black Cab, Taksi Ikonik Kota London Kini Bertenaga Listrik

7 Desember 2017

Black Cab Hybrid London. standard.co.uk
Black Cab, Taksi Ikonik Kota London Kini Bertenaga Listrik

Tarif taksi bertenaga listrik ini sama dengan tarif taksi konvensional sehingga penumpang tak perlu mengeluarkan biaya tambahan.


Hari Pertama Tarif Baru Taksi Online, Perusahaan Tawarkan Harga Beragam

1 November 2017

Stiker  pada taksi online yang beroperasi resmi di Bandara Soekarno-Hatta, jakarta, mulai Senin, 31 Oktober 2017. (Tempo/Ayu Cipta)
Hari Pertama Tarif Baru Taksi Online, Perusahaan Tawarkan Harga Beragam

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang taksi online resmi berlaku hari ini, Rabu, 1 November 2017.


Mahalnya Tarif Taksi di Jepang: Jarak 40 KM Argo Tembus Jutaan

29 Oktober 2017

Taksi buatan Toyota, JPN Taxi melintas di salah satu ruas jalan di Tokyo, Jumat 27 Oktober 2017. Tempo/Wawan Priyanto
Mahalnya Tarif Taksi di Jepang: Jarak 40 KM Argo Tembus Jutaan

Tarif taksi di Jepang jauh lebih mahal dibandingkan Indonesia.


Transportasi Daring Dituding Penyebab Tumbangnya Taksi Express

6 Oktober 2017

Taksi Express. TEMPO/Tony Hartawan
Transportasi Daring Dituding Penyebab Tumbangnya Taksi Express

Penyebab utama tumbangnya taksi Express adalah kurangnya kontrol pemerintah terhadap menjamurnya transportasi daring.


Taksi Konvensional dan Kesan Kuno Versi Blue Bird

5 Oktober 2017

Taksi Ekspress dan Blue Bird. expressgroup.co.id/wikipedia.org
Taksi Konvensional dan Kesan Kuno Versi Blue Bird

Direktur Marketing PT Blue Bird Tbk Amelia Nasution mengatakan dia tidak setuju dengan anggapan bahwa Blue Bird ialah taksi konvensional.


Uber Buka Kerjasama dengan Taksi Lokal

1 Februari 2017

Taksi mewah yang ditawarkan pada layanan Uber.com di Jakarta. Uber.com
Uber Buka Kerjasama dengan Taksi Lokal

Uber Indonesia selalu membuka peluang dengan koperasi manapun yang berbadan hukum legal untuk melakukan bisnis jasa transportasi.