Arab Saudi Kembali Kirim Minyak Mentah ke Mesir  

Senin, 20 Maret 2017 | 23:01 WIB
Arab Saudi Kembali Kirim Minyak Mentah ke Mesir  
Tangki minyak di kantor pusat Aramco di Damam. REUTERS/ Ali Jarekji

TEMPO.CO, Kairo - Mesir menerima dua kiriman minyak pertama dari perusahaan minyak raksasa Arab Saudi Aramco setelah penangguhan pengiriman selama beberapa bulan karena perbedaan politik, kata juru bicara Kementerian Perminyakan pada Minggu, 19 Maret 2017.

"Pada Jumat dan Sabtu, kami kiriman pertama setelah kontak dengan Aramco dilanjutkan kembali," kata juru bicara Kementerian Perminyakan Hamdi Abdel Aziz kepada AFP.

"Kami akan menerima dua pengiriman lagi pada 26 dan 27 Maret."

Dalam kunjungan Raja Salman ke Kairo pada April tahun lalu, Arab Saudi sepakat membiayai Mesir mengimpor produk olahan minyak dari Aramco selama lima tahun dalam perjanjian senilai 23 miliar dolar AS (sekitar Rp306,3 triliun).

Namun pada Oktober Aramco memutuskan untuk menangguhkan pengiriman 700.000 ton produk minyak bumi selama sebulan menyusul perselisihan antara kedua negara terkait konflik di Suriah.

Saat itu, Aramco menyatakan penangguhan dilakukan karena "kondisi komersial khusus di tengah fluktuasi harga minyak internasional."

Namun, penangguhan dilakukan setelah Mesir mendukung resolusi Dewan Keamanan untuk Suriah yang disusun Rusia dan ditentang keras Arab Saudi.

Moskow adalah pendukung setia rezim Presiden Bashar al-Assad, sementara Riyadh pendukung utama pemberontak.

Riyadh juga frustasi dengan keengganan Kairo mengirimkan pasukan darat untuk bergabung dalam koalisi pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak di Yaman.

ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan