Jumat, 22 September 2017

Dirut Jasa Marga Dukung Ada BUMN Tol Lain

Kamis, 20 September 2012 | 01:39 WIB
Proses pembangunan jalan tol akses New Priok, Jakarta. ANTARA/Dhoni Setiawan

Proses pembangunan jalan tol akses New Priok, Jakarta. ANTARA/Dhoni Setiawan.

TEMPO.CO, Jakarta -  Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Adityawarman mendukung rencana Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk mendirikan BUMN operator jalan tol baru. Adityawarman mengatakan Dahlan sudah pernah menyampaikan ide ini kepadanya. "Waktu halal bil halal di BUMN kemarin Pak Dahlan sudah pernah ajak saya bicara soal ini," kata Adit ketika dihubungi Tempo, Rabu, 19 September 2012.

Adit mengatakan ide bosnya ini positif karena kebutuhan jalan bebas hambatan di Indonesia masih sangat tinggi, namun kemampuan Jasa Marga untuk memenuhi kebutuhan ini terbatas. Padahal kehadiran jalan tol dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. "Mungkin dengan membuat BUMN baru di bidang jalan tol bisa menjadi solusi atas kebutuhan ini. Ini positif sekali," kata Adit.

Adit menjelaskan ada tiga kelompok jalan tol. Pertama adalah jalan tol yang kurang layak secara ekonomi dan sulit akses pembiayaannya,  sehingga pembangunannya dilakukan oleh pemerintah. Kedua adalah jalan tol yang layak secara ekonomi tetapi sulit akses pembiayaan. Ketiga adalah jalan tol yang layak secara ekonomi dan layak mendapat pembiayaan sehingga pembangunannya dilelang. "BUMN baru nanti bisa mengisi gap di jalan tol kategori kedua ini," kata Adit.

Adit mengatakan umumnya pembiayaan proyek jalan tol terdiri dari 30 persen modal perusahaan dan 70 persen pinjaman. Namun pihak kreditor seperti bank sering kali mempertanyakan kelayakan ekonomi jalan. Dengan status Jasa Marga sebagai perusahaan terbuka, pemerintah tak bisa begitu saja menyuntikkan tambahan modal untuk membiayai pembangunan tol. "Karena ada pemegang saham lain. Tapi kalau ke BUMN yang masih perusahaan tertutup, bisa," kata Adit.

Adit tidak khawatir BUMN operator jalan tol baru ini akan menjadi pesaing mereka. Dia mengatakan selama ini sudah banyak operator jalan tol swasta yang menjadi pesaing mereka.


Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan mengubah PT Hutama Karya (Persero) dari BUMN karya menjadi BUMN operator jalan tol. Dahlan mengatakan Hutama Karya akan menggarap jalan tol yang belum digarap oleh Jasa Marga karena dinilai kurang ekonomis.

BERNADETTE CHRISTINA


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.