Tren Iklan Berubah, Kadin Ingin Pemda Revisi Aturan

Reporter

Editor

Billboard reklame (iklan). TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO, Denpasar - Model-model periklanan alternatif yang bersinggungan dengan industri kreatif dinilai cukup diatur dengan regulasi saat ini. Karena itu Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat berharap pemerintah Kabupaten dan Kota untuk merevisi Perda pengaturan iklan.

Ketua Komite Tetap Industri Kreatif Berbasis Media Kadin. Roy Wicaksono mengatakan, iklan luar ruang saat ini tak sebatas pada reklame dan billboard. “Trend-nya mengarah ke iklan ambient, yakni pemanfaatan semua medium sebagai sarana promosi termasuk di ruang-ruang publik,” ujarnya dalam Diskusi dengan wartawan, Minggu, 18 September 2017.

Dia mencontohkan, pemanfaatan taman kota sebagai wahana periklanan yang ditempatkan di bangku dan kursi taman serta berbagai asesoris lainnya. “Tentu dengan pembatasan-pembatasan dan kompensasi yang jelas dengan tujuan mempercantik taman itu,” ujarnya. Saat ini, menurutnya, baru DKI Jakarta saja yang sudah memiliki pengaturan mengenai model periklanan seperti ini.

Dengan pengaturan itu, menurutnya, kedua pihak akan mendapatkan keuntungan. Sebab, pemerintah akan dapat meningkatkan nilai ekonomis ruang publik yang selama ini hanya dihargai sebatas kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR). Sedang bagi pengusaha merupakan kesempatan untuk berpromosi dengan cara yang kreatif.

Roy menyebut, model iklan alternative itu akan makin berkembang karena kebutuhan saat ini iklan tidak sekedar menjadi strategi brand awareness. Tapi, kata dia, harus mampu menggerakan orang untuk membeli barang.  Hal itu misalnya dipadukan dengan penggunaan media sosial. “Jadi misalnya orang berfoto di taman itu dan mengupload di instagram bisa saja kemudian ditukarkan dengan kupon diskon,” jelasnya memberi contoh.

Pihaknya mendorong Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Bali dapat menjadi inisiator untuk melakukan perubahan regulasi itu. Apalagi setelah terjadinya kasus dimana pemasangan banner promosi Traveloka yang ditempatkan di Pantai Sanur, Denpasar diprotes oleh masyarakat padahal sudah mendapatkan ijin dari Pemerintah Kota Denpasar. 

ROFIQI HASAN






Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia Minta Maaf Atas Iklan Kontroversialnya

2 hari lalu

Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia Minta Maaf Atas Iklan Kontroversialnya

Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram-nya


Kadin: Memajukan UMKM Indonesia agar Naik Kelas Menjadi Salah Satu Fokus Kami

2 hari lalu

Kadin: Memajukan UMKM Indonesia agar Naik Kelas Menjadi Salah Satu Fokus Kami

Kamar Dagang dan Perindustrian (Kadin) Indonesia bakal berfokus pada sektor usaha mikro, kecil, menangah (UMKM) pada tahun 2023.


Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

2 hari lalu

Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meyakini di masa mendatang, produksi 60 persen EV battery atau baterai kendaraan listrik ada di Indonesia.


Kadin: Industri Fashion Sumbang 17 Persen Ekonomi Kreatif, tapi Berefek ke Emisi Karbon

4 hari lalu

Kadin: Industri Fashion Sumbang 17 Persen Ekonomi Kreatif, tapi Berefek ke Emisi Karbon

Arsjad menekankan aspek berkelanjutan pada industri fashion perlu menjadi perhatian.


Harap-harap Cemas Menjelang Penerapan Kenaikan UMP

4 hari lalu

Harap-harap Cemas Menjelang Penerapan Kenaikan UMP

Buruh dan pengusaha terus mempersoalkan kenaikan UMP. Padahal, pemberlakuan upah itu tinggal menghitung hari. Bagaimana pelaksanaannya nanti?


Terpopuler: Daftar Lengkap Kenaikan UMP, Energy Watch Soroti 680 Ribu Rice Cooker Gratis

5 hari lalu

Terpopuler: Daftar Lengkap Kenaikan UMP, Energy Watch Soroti 680 Ribu Rice Cooker Gratis

Berita mengenai penetapan UMP hingga rencana pemberian 680 ribu rice cooker paling banyak dibaca sepanjang Selasa, 29 November.


Kadin Sebut Penetapan Kenaikan UMP 2023 Bisa Sebabkan PHK hingga Relokasi Industri

5 hari lalu

Kadin Sebut Penetapan Kenaikan UMP 2023 Bisa Sebabkan PHK hingga Relokasi Industri

Kadin menganggap akan ada banyak imbas terhadap ekosistem usaha tahun depan setelah penetapan UMP 2023.


Kadin Pede Pengusaha Bakal Menang soal Gugatan UMP 2023: Feeling Enggak Mungkin Kalah

5 hari lalu

Kadin Pede Pengusaha Bakal Menang soal Gugatan UMP 2023: Feeling Enggak Mungkin Kalah

Kadin mengklaim pengusaha tidak terlibat dalam proses formulasi UMP 2023.


Emoh Ikut Campur soal UMP 2023, Ketua Kadin: Tidak Boleh Cawe-cawe

5 hari lalu

Emoh Ikut Campur soal UMP 2023, Ketua Kadin: Tidak Boleh Cawe-cawe

Arsjad mengatakan Kadin menghormati proses kenaikan UMP 2023.


Permintaan Maaf Kedua Balenciaga Mengutuk Pelecehan Anak dan Tuntut Pihak Ketiga

6 hari lalu

Permintaan Maaf Kedua Balenciaga Mengutuk Pelecehan Anak dan Tuntut Pihak Ketiga

Balenciaga mengungkapkan permintaan maaf lagi usai Kim Kardashian mengeluarkan pernyataan terkait iklan kontroversi merek itu