Sabtu, 24 Februari 2018

Mayoritas Mata Uang Asia Menguat, Rupiah Melemah  

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 13 September 2017 18:38 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mayoritas Mata Uang Asia Menguat, Rupiah Melemah  

    Ilustrasi Rupiah Dollar. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Rabu, 13 September 2017, tidak berhasil menyentuh zona hijau dan ditutup melemah tipis 0,01 persen atau satu poin di Rp 13.201 per dolar Amerika Serikat.

    Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.197-13.216 per dolar Amerika.

    Pelemahan rupiah terjadi saat mata uang lain di kawasan Asia bergerak menguat, dengan apresiasi tertajam dialami ringgit Malaysia yang naik 0,41 persen, disusul dolar Singapura yang menguat 0,15 persen.

    Adapun dolar Taiwan menjadi mata uang di Asia yang melemah paling dalam dengan depresiasi 0,14 persen.

    Baca: Surat Utang Negara Diminati Investor, Rupiah Terjaga

    Indeks dolar Amerika yang mengukur kekuatan kurs dolar Amerika terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau melemah 0,02 persen atau 0,02 poin ke 91,862 pada pukul 16.36.

    Saat imbal hasil obligasi Amerika bertenor 10 tahun naik sekitar 5 basis poin dalam semalam, imbal hasil obligasi sejenisnya di Jerman melonjak hampir 7 basis poin sehingga membantu mencegah dolar meraih penguatan terhadap euro.

    Pada Rabu pagi tadi, rupiah terpantau bergerak menguat 13 poin menjadi 13.187 per dolar Amerika.

    BISNIS


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.