Selasa, 11 Desember 2018

Buku Asing Diskon Hingga 70 Persen di IIBF 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta -  Pengunjung Indonesia International Book Fair (IIBF) 2017 bisa menikmati diskon buku asing hingga 70 persen. Salah seorang diantaranya Syeifa Firda, 24 tahun, yang membeli buku What’s Holding You Back karya Robert J Herbold.
    “Harga aslinya Rp 272 ribu, di sini diskon jadi Rp 82 ribu,” kata Syeifa Firda berusia 24 tahun  saat ditemui Tempo di JCC Senayan, Sabtu, 9 September 2017.

    Pengunjung lain Fadilla Putri berusia 15 tahun memang sengaja hadir ke IIBF untuk mencari potongan harga buku. Ia mengaku harga buku-buku asing yang ditawarkan di IIBF jauh lebih murah dibandingan biasanya.

    “Tadi saya beli buku Stuck on You karya Patti Berg, dari Rp 155 jadi Rp 47 ribu. Tadi juga beli satu buku saya lupa judulnya, dari Rp 91 ribu jadi Rp 28 ribu,” kata Fadiila.
    Berbagai buku berbahasa Inggris bisa didapatkan dengan harga miring misalnya saja buku berjudul Breaking Dawn karya Stephenie Meyer yang turun harga menjadi Rp 15 ribu. Buku karya Danille Steel, Palomino hanya dibanderol dengan harga Rp 27 ribu, padahal harga aslinya Rp 89 ribu.

    Tidak hanya novel, buku-buku lain seperti buku akademik terbitan asing juga bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih murah. Salah seorang pengunjung, Lusy Febriyanty berusia 26 tahun berhasil mendapatkan buku pegangan ilmu kedokteran dengan harga miring.

    “Saya beli buku Crochet tentang kerajinan tangan dan buku Principles of Critical Care yaitu buku kedokteran. Keduanya saya bisa beli bundling dengan harga Rp 280 ribu. Padahal harga aslinya masing-masing Rp 200 ribu,” ujar dokter di salah satu rumah sakit negeri tersebut.

    Di dua hari terakhir IIBF ini, pengunjung juga bisa bertemu dan berdiskusi mengenai kepenulisan dengan  penulis-penulis best seller. Seperti penulis komik Si Juki, Faza Ibnu Ubaidillah juga turut hadir hari ini untuk bertemu pembaca yang penasaran dengan sosok dirinya. Kehadiran Faza hari ini adalah dalam rangka promo Komik Si Juki Jalan-jalan ke Korea Selatan.

    ALFAN HILMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.