Menteri Arief: Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Melonjak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) memberi sambutan dalam upacara pembukaan penerbangan perdana NAM Air tujuan Jakarta-Banyuwangi di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 16 Juni 2017. Tempo/Maya Ayu

    Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) memberi sambutan dalam upacara pembukaan penerbangan perdana NAM Air tujuan Jakarta-Banyuwangi di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 16 Juni 2017. Tempo/Maya Ayu

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan kunjungan wisatawan domestik ke Banyuwangi, melonjak dari 500 ribu wisatawan pada 2010 menjadi kisaran 4 juta orang pada 2016. Adapun wisatawan mancanegara naik dari kisaran 7.000 menjadi 75 ribu wisatawan mancanegara.

    "Pertumbuhan angka kunjungan wisatawan Banyuwangi pesat. Selain akses yang makin mudah, destinasi dan fasilitas penunjangnya makin lengkap, termasuk ada 72 atraksi festival dalam setahun," kata Arief yang turut dalam penerbangan perdana Garuda Indonesia Jakarta-Banyuwangi, Jumat, 8 September 2017.

    Arief juga mengatakan jumlah penumpang pesawat di Bandara Banyuwangi melonjak 1.340 persen dari 7.826 orang pada 2010 menjadi lebih dari 112 ribu pada 2016, dan tahun ini diyakini tembus 150 ribu orang.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pengembangan Banyuwangi. "Inilah wujud gotong-royong, pemerintah pusat, daerah, dan BUMN terus membantu meningkatkan konektivitas," ujarnya.

    Menurut Anas, Jumat itu adalah hari bersejarah bagi Banyuwangi. Dia lantas mengenang, saat masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada 2008, dia memimpikan Banyuwangi yang terletak di ujung timur Jawa bisa mudah diakses.

    "Dulu saya mikir, apa bisa ya? Lalu jadi bupati 2010, mikir lagi, apa bisa ya? Saya lobi kanan-kiri, ke maskapai, ke kementerian, ke provinsi. Ternyata bisa, sekarang ada enam penerbangan per hari ke Banyuwangi. Dan ini mendorong ekonomi, buktinya pendapatan per kapita kami naik hingga hampir 99 persen dalam lima tahun, kemiskinan turun," ujarnya.

    Direktur Utama Garuda Pahala N. Mansury mengatakan Banyuwangi berkembang cukup pesat. "Sayang apabila kami hanya menjalani rute Jakarta-Banyuwangi saja. Karena telah banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa yang ingin ke Banyuwangi,” kata Pahala.

    Untuk itulah, kata dia, jam keberangkatan dari Jakarta-Banyuwangi disesuaikan dengan jadwal penerbangan luar negeri dan kota-kota utama di Indonesia, seperti Medan, Lampung, Balikpapan, dan Makassar. Penumpang dari sana nantinya dapat menuju Banyuwangi dengan waktu transit yang cukup baik.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.