Lion Air Jakarta-Makassar Tunda Keberangkatan, Penumpang Protes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang Lion Air protes ke petugas di terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta setelah penerbangan Jakarta-Makassar ditunda, Kamis, 8 September 2017. Seharusnya pesawat terbang pukul 16.45, namun sampai pukul 21 belum diberangkatkan. (Istimewa)

    Penumpang Lion Air protes ke petugas di terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta setelah penerbangan Jakarta-Makassar ditunda, Kamis, 8 September 2017. Seharusnya pesawat terbang pukul 16.45, namun sampai pukul 21 belum diberangkatkan. (Istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penumpang pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Makasar, tidak terima keputusan maskapai menunda keberangkatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat, 8 September 2017. Video berdurasi 10 detik, yang menunjukan kemarahan penumpang atas tertundanya keberangkatan tersebut telah tersebar luas di media sosial.

    Baca juga: Penumpang Ini Gagal Berangkat, Lion Air Janji Bayar Rp 23,5 Juta

    Seorang penumpang, Adam Kurniawan mengatakan Lion Air menunda  keberangkatan pesawat tujuan Makasar, dengan alasan ada rotasi operasional pesawat. Seharusnya pesawat tujuan Makasar tersebut, terbang pada pukul 16.45. Dia memesan tiket sejak tiga hari lalu bersama empat anggota keluarganya.

    "Kami di-SMS kalau ada penundaan sampai pukul 17.45. Lalu ditunda lagi sampai pukul 21.00 malam ini," kata Adam saat dihubungi Tempo, Jumat malami.

    Ia menyesalkan kebijakan Lion Air dalam memberikan pelayanan terhadap para penumpang. Selain itu, kata Adam, Lion Air tidak bersikap profesional dalam menghadapi masalah ini. Sebabnya, tidak ada satu pun petugas Lion Air yang mendatangi para penumpang. "Hanya ada petugas keamanan bandara," kata dia.

    Manajer Humas Lion Air,  Andi M Saladin, belum bisa dihubungi untuk diminta konfirmasi.

    Adam menambahkan petugas yang ada di bandara juga tidak memberikan pelayanan kepada penumpang. Bahkan, petugas keamanan seakan berpihak terhadap Lion Air, yang jelas merugikan penumpang karena keterlambatan jadwal penerbangan. "Total ada 200 orang yang berangkat dengan pesawat itu," ucapnya.

    Lebih lanjut Adam mengatakan petugas bandara hanya memberikan penjelasan bahwa penundaan tersebut dibolehkan oleh undang-undang. Penumpang, kata Adam, akan diberikan kompensasi sesuai durasi penundaan penerbangan. "Kompensasinya diberi makanan ringan kalau ditunda, sampai dikembalikan seluruhnya uang kami," ujarnya. "Kami tidak terima hal ini."

    Ia menuturkan Lion Air menawarkan 23 penumpang untuk diberangkatkan dengan maskapai lain, tetapi mereka tidak mau. "Kalau sampai tidak diberangkatkan. Ada penumpang yang berencana menuntut," ucapnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.