Jasa Marga Kasih Bonus untuk Pengguna Kartu E-Toll

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil melakukan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll di Gerbang tol RAMP Taman Mini 2,  Jakarta,  Kamis 7 September 2017. Guna mempercepat  di gerbang tol, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mulai mewajibkan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll. TEMPO/Subekti.

    Pengendara mobil melakukan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll di Gerbang tol RAMP Taman Mini 2, Jakarta, Kamis 7 September 2017. Guna mempercepat di gerbang tol, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mulai mewajibkan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Herry Trisaputra Zuna, mengatakan akan menyiapkan insentif dan bonus khusus untuk para pengguna kartu elektronik tol (e-toll card). Hal tersebut ia sampaikan saat jumpa wartawan di Gedung Jasa Marga Pusat, Jakarta Selatan, Jumat 8 September 2017.



    Baca juga: Mulai 8 Seotember 2017, Bayar Tol Pakai e-Toll

    "Nanti akan ada insentif dan bonus untuk para pengguna kartu e-toll, namun untuk besaran dan jumlahnya, saya belum bisa kasih kepastian," ujar Herry Trisaputra.

    Pernyataan tersebut ia katakan menyusul kebijakan Jasa Marga yang akan membuat seluruh gerbang tol di seluruh Indonesia hanya menerima uang elektronik. "Tidak akan ada uang kembalian di gerbang tol. Kalau tidak punya kartu e-toll, bisa dibeli langsung di sana (gerbang tol)," ujarnya.

    Peraturan tersebut akan mulai berlaku per 31 Oktober 2017 nanti. Untuk menarik minat pengguna uang elektronik tersebut, Jasa Marga akan melakukan promosi besar-besaran yang salah satunya dengan memberikan bonus dan insentif khusus kepada pengguna yang membeli e-toll card sebelum 31 Oktober 2017.

    "Bisa jadi bentuk insentifnya berupa potongan harga tol, atau bisa jadi harga kartunya yang kita beri diskon," ujarnya.

    Keputusan Jasa Marga memberlakukan kebijakan pengunaan kartu elektronik tol tersebut menyusul tingkat kemacetan yang semakin parah. Ia berpendapat dengan menggunakan uang elektronik, waktu antrean masuk dan keluar di gerbang tol dapat dipangkas sehingga kemacetan bisa ditekan.

    M. JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.