Jokowi Bertemu PM Singapura, Ada 4 Agenda yang Dibahas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan situasi di Rakhine State, Myanmar, 3 September 2017. Presiden mengecam segala bentuk kekerasan etnis di Myanmar. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan situasi di Rakhine State, Myanmar, 3 September 2017. Presiden mengecam segala bentuk kekerasan etnis di Myanmar. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo dijadwalkan menggelar beberapa pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Long pada Kamis, 6 September 2017. Mengawali pertemuan kedua pemimpin negara, Jokowi dan PM Long akan jalan pagi bersama di Singapore Botanical Garden.

    Tak sekadar berjalan pagi, dari siaran pers yang diterima Tempo, keduanya akan menanam pohon bersama. Agenda pagi itu akan diakhiri dengan santap pagi bersama.

    Pada siang hari, pertemuan berlanjut antara rombongan Jokowi dan sejumlah delegasi Singapura. Dalam pertemuan itu, para perwakilan membahas sejumlah nota kesepahaman. Dua hal yang menjadi pembahasan ialah di bidang manajemen penanganan bencana dan pendidikan.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan ada empat hal utama yang dibahas dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan PM Long. "Akan membahas investasi, pariwisata, energi, dan ekonomi digital," kata Retno.

    Jokowi 
    juga direncanakan menghadiri Singapore-Indonesia Business Investment Forum. Sebelum kembali ke Indonesia, Jokowi akan menggelar pertemuan one-on-one dengan pimpinan perusahaan terkemuka.

    Akan ada perayaan sebagai peringatan hubungan bilateral Indonesia-Singapura yang sudah menginjak 50 tahun. Presiden bersama Ibu Negara akan menuju Marina Bay Cruise Center untuk menyaksikan pertunjukan joint fly-past antara TNI dan Singapore Air Force. "Ini acara yang sangat khusus karena memperingati 50 tahun hubungan bilateral kedua negara," ujar Retno. 

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.