Ini 7 Rute Baru Wings Air di Sumatera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wings Air. wikipedia.org

    Wings Air. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Wings Air, salah satu maskapai yang berada di bawah naungan Lion Air Group, mulai Selasa, 5 September 2017, menambah rute penerbangan domestiknya. Maskapai yang mulai beroperasi pada 2003 tersebut menghadirkan 7 rute baru yang siap dioperasikan dengan jadwal 1 kali penerbangan per harinya.

    Baca: Buka Rute Sumenep, Wings Air Akan Survei Bandara Trunojoyo

    Rute baru tersebut adalah Ambon menuju Manado dan Kendari, Padang - Pekanbaru - Bengkulu, Bengkulu - Palembang - Jambi, serta Jambi melalui Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin menuju Kabupaten Kerinci melalui Bandar Udara Depati Parbo dan sebaliknya.

    Andy M. Saladin, Head of Corporate Secretary & Communication Lion Air Group, mengatakan seluruh destinasi tersebut akan dilayani Wings Air menggunakan pesawat baling-baling dengan mesin turboprop, tipe ATR 72-500 maupun ATR 72-600 yang memiliki kapasitas 72 seats.

    “Penambahan beberapa rute baru ini tentu membuat jaringan penerbangan Wings Air semakin luas dan tajam," ujarnya pada Selasa, 5 September 2017.

    Menurut dia, sebagai maskapai feeder dari sebuah kabupaten menuju kota maupun sebaliknya, serta melayani rute-rute pendek, peran Wings Air akan semakin penting dan menjadi yang utama dalam menghubungkan para pelanggan ke daerahnya masing-masing.

    Andy menambahkan dengan beberapa penambahan rute baru tersebut diharapkan masyarakat, khususnya warga yang berdomisili pada destinasi tersebut, dapat terbantu mobilitasnya.

    Hingga saat ini Wings Air telah terbang ke lebih dari 100 destinasi domestik di seluruh Indonesia dan memiliki frekuensi mencapai lebih dari 300 penerbangan perharinya dengan mengoperasikan 52 ATR 72-500 dan ATR 72-600.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.