Rupiah Ditutup Menguat 1 Poin Menjadi Rp 13.338 Per Dolar AS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang rupiah. REUTERS/Beawiharta

    Ilustrasi mata uang rupiah. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah berhasil mencatatkan rebound pada transaksi perdagangan hari ini, Selasa, 5 September 2017. Rupiah ditutup menguat 0,01 persen atau 1 poin di Rp 13.338 per dolar Amerika Serikat.

    Baca: Rupiah Bergerak Terbatas, Terimbas Krisis di Korea Utara

    Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak fluktuatif di kisaran Rp 13.330-13.342 per dolar Amerika.

    Nilai tukar rupiah berakhir menguat terhadap dolar Amerika pada perdagangan hari ini, saat mata uang lain di Asia bergerak variatif.

    Pelemahan kurs Asia di antaranya dialami dolar Taiwan dan baht Thailand, yang masing-masing terdepresiasi 0,08 persen dan 0,06 persen. Di sisi lain, yen Jepang dan ringgit Malaysia masing-masing menguat 0,3 persen dan 0,26 persen serta memimpin apresiasi mata uang Asia.

    Indeks dolar Amerika yang mengukur kekuatan kurs dolar Amerika terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau naik 0,02 persen atau 0,019 poin ke 92,654 pada pukul 16.40.

    Pergerakan indeks dolar Amerika hari ini sempat kembali terbebani seiring dengan berlanjutnya ketegangan geopolitik di tengah tanda-tanda Korea Utara dapat melakukan lebih banyak lagi uji coba rudal.

    “Situasi di Korea Utara menimbulkan risiko bagi pasar tanpa akhir yang jelas sehingga membatasi keuntungan dolar,” kata Ayako Sera, ekonom senior Sumitomo Mitsui Trust.

    Meski demikian, prospek penguatan dolar masih terlihat di tengah perkembangan politik Amerika yang dapat memberikan dorongan potensial. Sebelumnya, nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Selasa pagi tadi, 5 September 2017, bergerak naik 11 poin menjadi Rp 13.327 per dolar Amerika.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.