IHSG Ditutup Melemah, 9 Sektor Saham Terdampar di Zona Merah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi indeks/Bursa saham. REUTERS/Toru Hanai

    Ilustrasi indeks/Bursa saham. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berlanjut hingga akhir perdagangan Senin, 4 September 2017. IHSG ditutup melemah 0,86 persen atau 50,32 poin di level 5.813,74. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di zona merah pada kisaran 5.806,32–5.861,60.

    Baca juga: IHSG Melemah 5,84 Poin Imbas Sentimen Negatif Eksternal

    Dari 559 saham yang diperdagangkan, sebanyak 105 saham menguat, 232 saham melemah, dan 222 saham stagnan. Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin oleh sektor industri dasar (-1,66 persen), aneka industri (-1,45 persen), dan tambang (-1,43 persen).

    IHSG melemah di saat mayoritas bursa saham lainnya di Asia Tenggara terpantau memerah, di antaranya indeks FTSE Straits Time Singapura (-1,46 persen) dan indeks SE Thailand (-0,11 persen). Adapun indeks PSEi Filipina naik 0,96 persen.

    Secara keseluruhan, bursa saham Asia turun dari level tertingginya dalam empat pekan setelah pernyataan uji coba bom hidrogen Korea Utara membebani indeks saham utama di hampir seluruh kawasan tersebut.

    Saham-saham penekan IHSG:
    HMSP (-1,65 persen)
    BBRI (-1,65 persen)
    ASII (-1,59 persen)
    GGRM (-3,14 persen)

    Saham-saham pendorong IHSG:
    EMTK (+12,90 persen)
    UNVR (+0,84 persen)
    EXCL (+2,78 persen)
    META (+31,11 persen)

    Pada Senin pagi tadi, 4 September 2017, IHSG juga dibuka melemah tipis sebesar 5,84 poin atau 0,10 persen di level 5.858,21.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?