Gempa 6,2 SR Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Jumat, 1 September 2017. Gempa tersebut terjadi pukul 00.06.54 dengan pusat gempa di 80 kilometer timur laut Kepulauan Mentawai.

    "Gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi dan Geofisika, Hary Djamitko, melalui keterangan tertulis pada Jumat, 1 September 2017.

    Berdasarkan situs tersebut tercatat gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer. BMKG merilispusat gempa berada pada garis lintang 1,30 LS dengan garis bujur 99,66 BT. Pusat gempa ini berjarak 113 kilometer barat daya Padang, dan 87 kilometer barat daya Pariaman, SUmatera Barat.

    Hary menyebutkan gempa ini bisa dirasakan getarannya hingga ke Padang, Pariaman, Painan, Padang Panjang hingga Bukit Tinggi. Selain itu, gempa juga dirasakan hingga Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Solok, Mukomuko, Bengkulu Utara, dan Kepahiang, Bengkulu.

    Warga Sikabaluan di Siberut Utara mulai mengungsi ke Tamairang, bukit yang dijadikan tempat pengungsian. “Gempanya sangat kuat, banyak yang khawatir terjadi tsunami, kebanyakan warga sedang berjaga di depan rumah, dan satu persatu mulai mengungsi ke Tamairang membawa keluarganya dengan sepeda motor, walaupun saat ini hujan sedang turun,” kata Bambang Sagurung, Warga Sikabaluan.

    BMKG | ARKHELAUS W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.