IHSG Ditutup Melemah, 6 Sektor Bertengger di Zona Merah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis sore, 31 Agustus 2017, ditutup melemah 0,14 persen atau 8,45 poin di level 5.864,06.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.845,27-5.881,74. Dari 559 saham yang diperdagangkan, 127 saham menguat, 205 saham melemah, dan 227 saham stagnan atau tidak bergerak nilainya.

    Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, di antaranya sektor infrastruktur yang melemah 0,85 persen, disusul sektor pertanian dengan pelemahan 0,83 persen.

    Baca: IHSG Dibuka Menguat 3,62 Poin Berkat Sentimen Positif Domestik

    Adapun tiga sektor lain menguat, dipimpin sektor industri dasar yang naik 0,62 persen. IHSG melemah di saat bursa saham lain di Asia mayoritas menguat dengan indeks Topix ditutup menguat 0,61 persen, menyusul melemahnya nilai tukar yen Jepang setelah data ekonomi Amerika Serikat yang positif mengerek gerak dolar.

    Adapun di Asia Tenggara, indeks FTSE Straits Time Singapura naik 0,58 persen, sedangkan indeks PSEi Filipina dan indeks SE Thailand menguat masing-masing 0,02 persen. Pada pagi tadi, IHSG dibuka menguat tipis 3,62 poin atau 0,06 persen menjadi 5.876,12 poin.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.