Rupiah Menguat 20 Poin Didorong Sentimen Positif Dalam Negeri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rupiah. REUTERS/Yusuf Ahmad

    Ilustrasi rupiah. REUTERS/Yusuf Ahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada Kamis pagi, 31 Agustus 2017, bergerak menguat sebesar 20 poin menjadi Rp 13.326 per dolar Amerika Serikat (AS). "Sentimen dalam negeri yang dianggap positif membuat pelaku pasar kembali mengakumulasi aset berdenominasi rupiah," kata Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, di Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.

    Ia mengatakan bahwa paket kebijakan ekonomi pemerintah yang baru untuk mempermudah proses izin investasi juga menjadi salah satu sentimen yang direspon positif investor. Percepatan proses izin itu dapat turut serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Kendati demikian, Reza mengatakan bahwa sebagian pelaku pasar masih khawatir terhadap kondisi geopolitik di semanjung Korea sehingga pergerakan mata uang domestik relatif terbatas.

    Baca: Peluang Rupiah Berbalik Arah ke Zona Hijau Menurun

    "Imbas negatif dari peluncuran rudal Korea Utara yang telah melintasi Hokaido, Jepang dan jatuh di Samudra Pasifik masih membayangi di aset negara berkembang, termasuk Indonesia," katanya.

    Analis Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong, menambahkan bahwa pelaku pasar cukup optimistis paket kebijakan ekonomi yang diumumkan hari ini, Kamis, 31 Agustus 2017, akan dapat lebih mendukung pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. "Dengan percepatan proses izin investasi akan membuat aktivitas ekonomi nasional terus bergerak sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," katanya.

    Sebelumnya, peluang penguatan rupiah diprediksi akan menurun setelah kembali terdepresiasi kemarin, Rabu, 30 Agustus 2017. Kamis ini, 31 Agustus 2017, rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran support Rp 13.361 dan resisten Rp 13.328.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.