Darmin Jamin Divestasi Saham Freeport Tidak Akan Dimiliki Swasta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution usai rapat koordinasi membahas harga gas industri di Gedung Kemenko Perekonomian, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution usai rapat koordinasi membahas harga gas industri di Gedung Kemenko Perekonomian, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan 51 persen divestasi saham PT Freeport Indonesia tidak akan lari ke tangan swasta. Hal tersebut menilik pada pengalaman tidak menyenangkan soal divestasi, yakni korupsi divestasi Kaltim Prima Coal (KPC) dan Newmont Nusa Tenggara.

    “Enggak akan ada yang dimiliki swasta. Itu nanti bagian saham pemerintah,” katanya kepada Tempo, Rabu, 30 Agustus 2017, di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

    Baca: Siapa Pemegang 51 Persen Saham Freeport, Ini Jawaban Jonan

    Pada 2003 lalu, KPC menawarkan divestasi saham 100 persen ke pemerintah daerah Kalimantan Timur. Namun tiba-tiba kelompok usaha Bakrie, PT Bumi Resources (BUMI), diberitakan membeli saham KPC tersebut. Kelompok usaha Bakrie membeli saham perusahaan batu bara itu langsung dari pemilik dengan harga lebih rendah dari harga awal. BUMI membeli saham KPC seharga US$ 500 juta, jauh di bawah harga penawaran ke pemerintah provinsi, yakni US$ 822 juta.

    Darmin mengatakan pemerintah akan memberikan arah kebijakan yang tegas agar 51 persen saham milik Freeport sepenuhnya menjadi milik pemerintah. “Gimana? Kita putuskan saja tidak begitu. Itu soal kebijakan saja,” ujarnya.

    Mantan Gubernur Bank Indonesia itu mengatakan 51 persen saham Freeport nantinya akan sepenuhnya dimiliki pemerintah daerah atau badan usaha milik negara (BUMN). “Akan kita buat supaya yang masuk itu pemerintah, pemerintah daerah, dan tentu BUMN,” ucapnya.

    Baca: Pengamat Sebut Kesepakatan dengan Freeport Masih Bermasalah

    Darmin belum bisa menjelaskan detail 51 persen divestasi saham Freeport tersebut. Ia mengatakan hal itu masih dibahas kementerian terkait. “Itu yang sedang dibicarakan,” tuturnya.

    ALFAN HILMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?