Sahamnya Menghijau, BTN Genjot Penyaluran KPR di Daerah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung memperhatikan sistem kepemilikan rumah dan apartemen dalam acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, di Jakarta, 18 Februari 2017. Bank BTN menggenjot penyaluran KPR 2017 hingga Rp2,5 triliun, dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR Bank BTN sebesar 40 persen hingga tahun 2019. TEMPO/Fajar Januarta

    Sejumlah pengunjung memperhatikan sistem kepemilikan rumah dan apartemen dalam acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, di Jakarta, 18 Februari 2017. Bank BTN menggenjot penyaluran KPR 2017 hingga Rp2,5 triliun, dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR Bank BTN sebesar 40 persen hingga tahun 2019. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja saham positif. Managing Director Strategy, Compliance, & Risk BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan harga saham perseroan terus melaju pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 29 Agustus 2017.

    BTN mencatatkan rekor penutupan saham tertinggi di level 2.950 atau tumbuh 49 persen year-on-year (yoy). Mahelan berujar, untuk melanjutkan pergerakan positif saham perseroan, BTN akan terus menggenjot bisnisnya di daerah. Apalagi potensi bisnis properti di daerah masih tinggi.

    "Tahun ini, kami optimistis kredit akan tumbuh sekitar 21-23 persen. Untuk mencapai target tersebut, kami akan memaksimalkan penyaluran kredit di daerah," ujar Mahelan dalam rilis, Rabu, 30 Agustus 2017.

    Menurut Mahelan, akhir tahun lalu, BTN mencatatkan diri sebagai pemimpin pasar kredit pemilikan rumah (KPR) di Jawa Timur dengan pangsa 54 persen. Kendati demikian, perseroan akan tetap gencar menyalurkan KPR di Jawa Timur mengingat permintaan hunian di provinsi tersebut masih tinggi.

    Baca: Lewat IPEX, Transaksi Bank BTN Mencapai Rp 8,6 Triliun

    Mahelan menuturkan, dari hasil riset BTN, permintaan hunian di Jawa Timur mencapai sekitar 230 ribu unit pada 2017. Namun pasokan rumah di wilayah tersebut baru sekitar 7 persen dari permintaan atau sekitar 15 ribu unit. Tahun ini, BTN menargetkan dapat menyalurkan KPR sekitar 18 ribu unit rumah.

    Sejak 2015, menurut Mahelan, pertumbuhan realisasi KPR BTN di Jawa Timur menunjukkan tren positif. Di segmen KPR nonsubsidi, realisasi yang dibukukan BTN naik 18,38 persen (yoy) pada akhir tahun lalu. Sedangkan realisasi di segmen KPR subsidi melaju lebih tinggi, yakni 69,22 persen (yoy) pada akhir 2016.

    Hingga Juni 2017, Mahelan menuturkan BTN telah menyalurkan KPR untuk sekitar 7.500 unit di Jawa Timur. Di segmen KPR nonsubsidi, BTN telah menyalurkan kredit untuk sekitar 3.550 unit atau setara Rp 1,07 triliun. Adapun di segmen KPR subsidi, BTN telah menyalurkan kredit untuk sekitar 3.950 unit atau senilai Rp 414 miliar.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.