Idul Adha, Pertamina Siapkan Motor Pemasok BBM di Pantura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi BBM. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi BBM. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Semarang - PT Pertamina area pemasaran Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mulai hari ini bersiaga memenuhi layanan bahan bakar minyak untuk liburan Idul Adha 2017.

    Perusahaan milik negara itu berfokus memasok di wilayah jalaur Pantai Utara Barat Tegal dan Brebes. “Kawasan itu daerah rawan macet, kami mulai siaga hari ini 30 Agustus hingga 4 September 2017,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Andar Titi Lestari hari ini, Rabu, 30 Agustus 2017.

    Pertamina menyiagakan layanan hingga tanggal 4 september sebagai antisasi arus balik yang bertepatan dengan long weekend. Namun, dia menuturkan, "Kalau bicara berapa jumlah kilo liternya saya tak bisa menjawab. Saya akan menjawab kita akan berusaha menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakat.”

    Menurut Andar, saat ini lembaganya menyiapkan satu unit mobile fuel dispenser dan kios pertamax di rest area kilo meter  252, tol Pejagan-Tegal. Selain itu juga disiapkan 5 unit motor pemasok BBM yang distandbykan di wilayah Pantura. Pertamina Jateng dan DIY juga menyiapkan tambahan fluktuasi sebesar 3 persen tabung gas subsidi dari rata-rata kebutuhan harian sebanyak 9.72.000 tabung. “Sedangkan BBM persiapannya hampir sama dengan menjelang lebaran kemarin,” ujar Andar tanpa menyebutkan angka pasti persediaan BBM.

    Sejak menjelang Idul Adha, lokasi motor pemasok BBM ada di SPBU Kaligangsa Kota Tegal, akses Brexit-Tegal, SPBU Muri Kabupaten Tegal, jalan Tegal-Prupuk Arah Selatan-Pejagan Exit Tol, dan lapangan Merdeka Kota Pekalongan. Andar menyebutkan, terdapat 10 kantong SPBU yang berfungsi sebagai penyuplai secara cepat ke SPBU di wilayah rawan macet. Keberadaan SPBU kantong itu dilakukan build up stock.

    EDI FAISOL 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.