Rupiah Menguat 16 Poin Setelah Dolar Kembali Melemah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rupiah. REUTERS/Yusuf Ahmad

    Ilustrasi rupiah. REUTERS/Yusuf Ahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah Selasa pagi, 29 Agustus 2017, bergerak menguat sebesar 16 poin menjadi Rp 13.324 per Dlar Amerika Serikat.

    Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, di Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017, mengatakan bahwa pergerakan dolar AS kembali melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. The Fed yang belum memberi pandangan moneternya direspon negatif pasar.

    "Tidak seperti yang diharapkan pasar, Ketua The Fed Janet Yellen dalam simposium di Jackson Hole, Wyoming tidak memberi gambaran mengenai kapan dan bagaimana teknis program pengetatan suku bunga dilaksanakan," katanya.

    Kondisi itu, lanjut Reza, membuat aset-aset di negara berkembang, termasuk Indonesia, kembali diminati pelaku pasar sehingga rupiah mengalami apresiasi terhadap Dolar AS.

    Baca: Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 13.317

    Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang kembali berada di area positif turut menjadi faktor positif bagi mata uang berbasis komoditas. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,56 persen menjadi 46,83 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,46 persen menjadi 52,13 dolar AS per barel.

    Di sisi lain, lanjut Reza, sentimen dari dalam negeri juga cukup kondusif. Pemerintah yang optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional ke depan turut membuat aset-aset berdenominasi rupiah masih diminati pelaku pasar. "Aksi beli terjadi pada obligasi di dalam negeri, situasi itu menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah stabil dengan kecenderungan menguat," katanya.

    Sebelumnya, pada Senin sore, 28 Agustus 2017, nilai tukar rupiah ditutup menguat menjadi Rp 13.317 per dolar Amerika Serikat (AS) menyusul belum adanya ketidakpastian pembahasan debt ceiling atau batas atas dari utang Amerika Serikat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.