IHSG Melemah 10,99 Poin Imbas Konflik Semenanjung Korea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi indeks/Bursa saham. REUTERS/Toru Hanai

    Ilustrasi indeks/Bursa saham. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi ini, 28 Agustus 2017, dibuka melemah 10,99 poin atau 0,19 persen menjadi 5.904,36. Pelemahan ini didorong sentimen negatif eksternal.

    Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 2,77 poin (0,28 persen) menjadi 985,10.

    Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, di Jakarta mengatakan bahwa pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang cenderung melemah berimbas negatif terhadap pergerakan IHSG BEI.

    "Sentimen negatif eksternal berdampak negatif bagi IHSG, pelaku pasar cenderung masih terpengaruh dengan konflik geopolitik di semenanjung Korea," katanya.

    Kendati demikian, ia mengharapkan pelemahan IHSG tersebut terbatas, dan merespons positif pergerakan mata uang rupiah yang masih melanjutkan penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

    Baca: Awal Pekan IHSG Diprediksi Berada di Zona Hijau

    Di sisi lain, lanjut Reza, sentimen dari pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) melalui penurunan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,50 persen juga turut dapat menahan pelemahan IHSG lebih dalam.

    "Penurunan suku bunga dipersepsikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional akan membaik. Kondisi dalam negeri yang kondusif, diharapkan IHSG dapat berbalik arah ke area penguatan," katanya.

    Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 28,02 poin (0,14 persen) ke 19.425,16, Indeks Hang Seng menguat 181,47 poin (0,65 persen) ke 27.029,63, dan Straits Times menguat 1,00 poin (0,03 persen) ke posisi 3.260,19.

    Sebelumnya, IHSG hari Senin, 28 Agustus 2017, menurut kalangan analis diprediksi akan berada di zona hijau. Kepala Riset Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan IHSG akan bergerak di level 5.816–5.945.

    William mengatakan mengawali pekan terakhir di bulan Agustus yang cukup ceria, dan merupakan pekan yang pendek, tercermin dari pertumbuhan IHSG yang kembali berhasil mencetak rekor baru sepanjang masanya. "IHSG berpotensi menghijau," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.