Libur Idul Adha, Kereta Api Purwokerto Tambah Rangkaian Gerbong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik mencari gerbong kereta tambahan KA Pasundan Lebaran tujuan Surabaya di Stasiun Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, 21 Juni 2017. Pada H-4 Lebaran, pemudik mulai memadati stasiun khusus kereta ekonomi ini. PT KAI memprediksikan jumlah pemudik kereta api sekitar 6,9 juta orang atau naik 4 persen dibanding tahun lalu yang akan dilayani oleh 379 rangkaian kereta. TEMPO/Prima Mulia

    Pemudik mencari gerbong kereta tambahan KA Pasundan Lebaran tujuan Surabaya di Stasiun Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, 21 Juni 2017. Pada H-4 Lebaran, pemudik mulai memadati stasiun khusus kereta ekonomi ini. PT KAI memprediksikan jumlah pemudik kereta api sekitar 6,9 juta orang atau naik 4 persen dibanding tahun lalu yang akan dilayani oleh 379 rangkaian kereta. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah, memaksimalkan rangkaian kereta api (KA) menjelang Hari Raya Idul Adha. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko.

    "Kami memaksimalkan rangkaian KA dengan menambah kereta (gerbong) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang long weekend yang berbarengan dengan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 1 September," katanya di Purwokerto, Jumat, 25 Agustus 2017.

    Ia mengatakan penambahan rangkaian kereta akan dilakukan terhadap KA Kutojaya Utara jurusan Kutoarjo-Pasarsenen pergi pulang (pp) dan KA Purwojaya jurusan Cilacap-Purwokerto-Gambir pp.

    Dalam hal ini, kata Ixfan, stamformasi KA 191 Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Pasarsenen yang semula terdiri atas delapan kereta ekonomi dan satu kereta makan ekonomi menjadi sembilan kereta ekonomi dan satu kereta makan ekonomi mulai tanggal 25-31 Agustus 2017.

    Baca: PT KA Pariwisata Tambah Tujuan Perjalanan ke Surabaya

    Sementara untuk KA 192 Kutojaya Utara relasi Pasarsenen-Kutoarjo, kata dia, penambahan rangkaian dilakukan mulai tanggal 26 Agustus hingga 1 September 2017 dengan stamformasi semula terdiri atas delapan kereta ekonomi dan satu kereta makan ekonomi menjadi sembilan kereta ekonomi dan satu kereta makan ekonomi.

    Ixfan mengatakan khusus untuk KA 60/57 Purwojaya relasi Cilacap-Purwokerto Gambir maupun KA 58/59 Purwojaya relasi Gambir-Purwokerto-Cilacap, penambahan rangkaian hanya dilakukan pada tanggal 27 Agustus 2017.

    "Stamformasi KA Purwojaya yang semula terdiri atas delapan kereta eksekutif, satu kereta makan eksekutif, dan satu kereta pembangkit, akan dimaksimalkan menjadi sembilan kereta eksekutif, satu kereta makan eksekutif, dan satu kereta pembangkit," katanya.

    Menurut Ixfan, penambahan rangkaian tersebut ditujukan untuk meningkatkan okupansi penumpang menjelang Hari Raya Idul Adha. Ia mengharapkan penambahan rangkaian tersebut dapat dimanfaatkan oleh calon penumpang kereta api yang belum kebagian tiket.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.