Harga Beras Baru: Ini Nasihat Menteri Enggar kepada Pedagang

Reporter

Editor

Sugiharto

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, memberikan keterangan kepada awak media seusai melakukan pertemuan, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, 22 Agustus 2017. Pemerintah Indonesia berencana membeli 11 pesawat Sukhoi Su-35 Rusia, nilainya mencapai 1,14 dolar AS dengan kesepakatan kerjasama imbal dagang (counter trade) dari produk komoditas karet, kopi, teh, dan minyak sawit (CPO), sehingga memberikan nilai ekspor ke Rusia bagi Indonesia sebesar 50 persen atau senilai 570 juta dolar AS dari nilai pembelian. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta pengusaha beras menyesuaikan diri terhadap keputusan harga beras eceran tertinggi terbaru yang mulai diberlakukan 1 September 2017.

Menurut dia, keputusan pemerintah tersebut tidak bisa menyenangkan semua pihak. Untuk itu, ia berharap dari tingkat pengepul, penggiling, serta distributor 1-3, bisa menyesuaikan diri setelah ditetapkan HET beras medium dan premium."Yang terbiasa margin keuntungan besar harus menyesuaikan diri. Ini resiko," kata Enggartiasto hari ini, Kamis, 24 Agustus 2017.

Menteri Enggar menerangkan, sebenarnya ada tiga kategori beras, yakni medium, premium dan khusus namun pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dan premium.

HET beras di Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi, untuk jenis medium Rp 9.450 per kilogram. Sedangkan yang premium Rp 12.800. Sementara itu, di Sumatera (selain Lampung dan Sumsel), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan, HET beras medium Rp 9.950 dan premium Rp 13.300. Untuk Kalimantan dan Maluku, HET beras medium Rp 10.250 serta premium Rp 13.600.

Menurut Enggar, dari harga yang telah ditetapkan ada perbedaan Rp 800 di Kalimantan dan Maluku untuk beras medium dengan HET di Pulau Jawa. Setelah aturan ini berlaku mulai 1 September 2017, tidak ada yang boleh menjual beras medium dan premium di atas harga yang ditentukan. "Kalau sampai ketahuan akan ada peringatan, bahkan izin usaha bisa dicabut."

Enggar lantas menjelaskan, presentase penjualan ketiga jenis beras tersebut di pasaran adalah medium mencapai 50 persen, premium 30 persen, dan khusus 20 persen. "Setelah (HET) diberlakukan yang menentukan (harga) pasar," ujarnya.

Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia Soetarto Alimoeso mengatakan, penentuan HET beras sudah mengalami diskusi panjang dan mendapatkan usulan dari pihaknya. "Kami sudah memberikan gambaran, dan pemerintah memutuskan," ujarnya.

Soetarto menuturkan, HET yang baru sesuai harga jual di pasaran. Asosiasi akan berusaha mensialisasikan acuan harga beras terbaru tersebut ke seluruh anggota di daerah. "Teman-teman di daerah ingin cepat (dikabari) terkait keputusan ini," katanya.

IMAM HAMDI






Mendag Zulkifli Hasan Pantau Stok dan Harga Bapok di Surabaya

2 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan Pantau Stok dan Harga Bapok di Surabaya

Harga-harga bapok stabil dan pasokan tersedia


Mendag: KEK Sanur akan Bangun Hotel dan Rumah Sakit Terbaik

4 hari lalu

Mendag: KEK Sanur akan Bangun Hotel dan Rumah Sakit Terbaik

Hotel dan rumah sakit tersebut dibangun oleh BUMN.


Mendag Tegaskan Pasokan Minyakita Ditambah

4 hari lalu

Mendag Tegaskan Pasokan Minyakita Ditambah

Pasokan Minyakita untuk ritel modern akan dikurangi dan dialihkan ke pasar rakyat.


Mendag Buka Bulan Literasi Aset Kripto 2023

5 hari lalu

Mendag Buka Bulan Literasi Aset Kripto 2023

Program ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar dan tepat agar pelaksanaan perdagangan pasar fisik aset kripto sesuai dengan peraturan perundang-undangan.


Indonesia Siap Masuk Era Smart Society 5.0, Digitalisasi Pasar Rakyat Dipercepat

13 hari lalu

Indonesia Siap Masuk Era Smart Society 5.0, Digitalisasi Pasar Rakyat Dipercepat

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan pemerintah akan mempercepat program Digitalisasi Pasar Rakyat meyambut Era Smart Society 5.0


Kedelai Impor vs Kedelai Lokal, Mana yang Terbaik Buat Tahu dan Tempe?

20 hari lalu

Kedelai Impor vs Kedelai Lokal, Mana yang Terbaik Buat Tahu dan Tempe?

Menurut Ketua Umum Gakoptindo, Aip Syarifuddin, kedelai lokal sebenarnya bisa untuk produksi tahu dan tempe, dan kualitasnya tidak kalah kedelai impor


Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Sidak 40 Perusahaan Baja yang Dinilai Tak Sesuai SNI

27 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Sidak 40 Perusahaan Baja yang Dinilai Tak Sesuai SNI

Kementerian Perdagangan mengendus adanya 40 perusahaan baja dengan hasil produksi yang tidak sesuai dengan standar nasional Indonesia atau SNI. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan mayoritas perusahaan tersebut berlokasi di Banten.


Zulhas dan Novel Baswedan Pimpin Pemusnahan Baja Tak Sesuai SNI Senilai Rp 32,23 Miliar

27 hari lalu

Zulhas dan Novel Baswedan Pimpin Pemusnahan Baja Tak Sesuai SNI Senilai Rp 32,23 Miliar

Hasil pengujian di laboratorium menunjukkan produk-produk baja tulangan beton tidak memenuhi ketentuan SNI, yakni SNI 2052:2017.


Lima Langkah Kementerian Perdagangan Menghadapi Resesi 2023

30 hari lalu

Lima Langkah Kementerian Perdagangan Menghadapi Resesi 2023

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan optimis sektor perdagangan bakal tumbuh di tengah potensi resesi 2023. Berikut strategi Kementerian Perdagangan.


Kejaksaan Agung Ajukan Banding atas Vonis Kasus Korupsi Minyak Goreng

35 hari lalu

Kejaksaan Agung Ajukan Banding atas Vonis Kasus Korupsi Minyak Goreng

Kejaksaan Agung akan mengajukan banding atas putusan terhadap lima terdakwa kasus korupsi minyak goreng. Dianggap tak memenuhi rasa keadilan.