Bulog Ditugaskan Beli Gula Tani Rp 9.700 per kilogram

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gula pasir. ANTARA/Adhitya Hendra

    Ilustrasi gula pasir. ANTARA/Adhitya Hendra

    TEMPO.CO, Jakarta - Perum Bulog mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyerap gula tani dengan harga pembelian Rp 9.700 per kilogram.

    Kesepakatan tersebut dihasilkan dari rapat antara Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) dengan pemerintah di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian pada 15 Agustus 2017. Dalam salinan hasil kesepakatan, disebutkan bahwa Bulog mendapatkan penugasan untuk menyerap gula petani dengan harga pembelian sebesar Rp 9.700 per kilogram tanpa dikenakan PPN.

    Baca: Mulai 1 Oktober, Gula Rafinasi Dibeli Melalui Lelang

    “Apabila terdapat pihak lain yang berkenan membeli gula diatas harga Rp 9.700, maka Bulog tidak berkewajiban menyerap gula tersebut,” demikian bunyi hasil kesepakatan tersebut.

    Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian pada Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud,serta perwakilan APTRI.

    Seperti diketahui, APTRI mengungkapkan saat ini terjadi penumpukan stok gula tani sebesar 250 ribu ton. Pasokan tersebut tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.

    Harga gula pasir di tingkat nasional terpantau bergerak di kisaran Rp 13.224 per kilogram. Sejak akhir bulan kemarin, harga gula pasir bergerak pada rentang Rp 12.800-Rp13.000 per kilogram.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.