BTN Raih Peringkat Bank Terbaik Indonesia 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung memperhatikan sistem kepemilikan rumah dan apartemen dalam acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, di Jakarta, 18 Februari 2017. Bank BTN menggenjot penyaluran KPR 2017 hingga Rp2,5 triliun, dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR Bank BTN sebesar 40 persen hingga tahun 2019. TEMPO/Fajar Januarta

    Sejumlah pengunjung memperhatikan sistem kepemilikan rumah dan apartemen dalam acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, di Jakarta, 18 Februari 2017. Bank BTN menggenjot penyaluran KPR 2017 hingga Rp2,5 triliun, dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR Bank BTN sebesar 40 persen hingga tahun 2019. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meraih dua kategori penghargaan dalam ajang Anugerah Perbankan Indonesia VI 2017. Penghargaan itu diberikan atas capaian kinerja perseroan hingga akhir tahun lalu.

    BTN meraih penghargaan peringkat pertama sebagai bank terbaik Indonesia 2017 untuk kategori Bank BUKU III dengan aset di atas Rp100 triliun. Untuk Penghargaan sebagai bank terbaik, BTN diapresiasi atas penilaian positif pada kategori finance, good corporate governance, risk management, legal, human capital, marketing, corporate social responsibility, information technology, dan corporate communication.

    Selain itu Direktur Utama Bank BTN Maryono juga mendapat penghargaan peringkat pertama CEO Bank BUKU III (Persero) Tbk Terbaik Indonesia 2017. "Ini merupakan apresiasi bagi perseroan sekaligus menjadi semangat bagi BTN untuk terus mencatatkan kinerja terbaik," ujar Direktur BTN Adi Setianto, dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 Agustus 2017.

    Penghargaan itu diterima BTN di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Rabu malam. "Ke depannya kami akan terus memacu kinerja dan melakukan berbagai inovasi sehingga dapat terus menghasilkan kinerja terbaik,” katanya.

    Seperti diketahui, pada paruh pertama tahun ini, BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp 177,4 triliun atau naik 18,81 persen (year on year) dari Rp 149,31 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, pada kuartal II tahun ini, BTN telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp 159,12 triliun atau naik 18,26 persen (yoy) dari posisi sebelumnya Rp 134,55 triliun.

    Kinerja penyaluran kredit dan penghimpunan simpanan itu menyumbang pertumbuhan pendapatan bunga bersih BTN yang naik 14,13 persen (yoy) menjadi Rp 4,2 triliun per Juni 2017. Kenaikan pendapatan bunga bersih juga turut menopang peningkatan laba bersih BTN per Juni 2017 berada di level 21,95 persen (yoy) menjadi Rp 1,27 triliun atau naik dari Rp1,04 triliun pada Juni 2016. Catatan pertumbuhan kredit juga mengerek naik posisi aset BTN menjadi senilai Rp 224,06 triliun pada Juni 2017 atau tumbuh 18,23 persen (yoy) dari Rp 189,51 triliun.

    Acara Anugerah Perbankan Indonesia VI 2017 merupakan ajang yang digelar oleh Perbanas bekerjasama dengan Majalah Economic Review. Penyerahan anugerah tersebut dilakukan di Singapura dalam rangka menyambut 50 tahun hubungan Indonesia dan Singapura.

    Ajang yang telah keenam kalinya digelar ini, juga terselenggara sebagai wujud apresiasi kepada perusahaan perbankan di Indonesia atas kinerjanya. Penilaian penghargaan tersebut berdasarkan data kinerja pada 2016, data publik, serta data pendukung lainnya.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.