Mentan Luncurkan Dua Varietas Baru Padi Green Super Rice

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sedang memanen padi di lahan pertanian Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 8 Maret 2017. Foto: Nofika Dian Nugroho

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sedang memanen padi di lahan pertanian Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 8 Maret 2017. Foto: Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meluncurkan dua varietas baru padi Green Super Rice (GSR), yakni Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR.

    "Ini kita baru saja melepas varietas baru, yaitu Inpari 42 dan Inpari 43. Produktivitasnya 10 ton," kata Amran dalam peluncuran di sela Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) 2017-2022 di Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017.

    Amran menjelaskan varietas baru tersebut berdaya hasil tinggi dan lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan input seperti pestisida, pupuk kimia, dan air. Selain itu, varietas padi GSR juga mampu berproduksi tinggi dalam kondisi sub-optimum, seperti kekeringan dan kebanjiran (amphibi). Oleh karena itu, varietas padi ini diharapkan dapat mengatasi masalah yang muncul akibat perubahan iklim global.

    "Ini tahan wereng dan kekeringan, karena sekarang ada hama wereng, tapi (dengan ini) kita bisa selesaikan dengan baik," kata Amran.

    Baca: Indef Beberkan Penyebab Biaya Produksi Padi Indonesia Mahal

    Varietas padi Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR merupakan hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang memiliki potensi hasil sekitar 10 ton per hektare pada kondisi uji multi lokasi.

    Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR juga memiliki randemen beras tinggi (lebih dari 65 persen). Penampilan berasnya bening seperti kristal dan rasa nasinya pulen, seperti yang disukai oleh kebanyakan masyarakat Indonesia.

    Benih sumber varietas Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR telah diprodukdi di UPBS (Unit Produksi Benih Sumber) BB (Balai Besar) Padi dan didistribusikan kepada pihak-pihak terkait, seperti UPBS BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Balitbangtan, serta produsen benih.

    Sampai dengan Juli 2017, UPBS BB Padi telah mendistribusikan benih sumber Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR masing-masing sebanyak 1,4 ton dan 1,3 ton yang tersebar di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Saat ini masih terdapat stok benih padi Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 GSR masing-masing sebanyak 3,5 ton dan 5,3 ton benih sumber.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.