Tingkatkan Transaksi Non Tunai, Kartu Tol Didiskon 50 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartu Mandiri prabayar untuk pembayaran parkir Elektronik di Gardu parkir ISS. TEMPO/Dinul Mubarok

    Kartu Mandiri prabayar untuk pembayaran parkir Elektronik di Gardu parkir ISS. TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Enny Panggabean mengatakan bahwa perbankan akan memberikan diskon dalam rangka mempercepat implementasi transaksi non tunai 100 persen di gardu-gardu tol.

    "Untuk menarik minat masyarakat, kami sudah membahas dengan bank. Kami sepakat kartu didiskon 50 persen dari 17 Agustus sampai 30 September," kata Enny di Kompleks BI, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Agustus 2017. Namun, kartu yang didiskon adalah kartu yang dibeli di gardu tol.

    Baca: Oktober 2017, Semua Jalan Tol Gunakan Pembayaran Non Tunai

    Pada Oktober 2017, pemerintah ingin seluruh gerbang jalan tol sudah menerapkan sistem non tunai. Untuk mewujudkan rencana itu, terdapat beberapa tahap yang akan ditempuh, yakni integrasi sistem ruas jalan tol serta pembentukan Konsorsium Electronic Toll Collection (ETC).

    Tujuan utama dari penerapan sistem non tunai di jalan tol ini adalah terwujudnya Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa henti di mana pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol yang operatornya berbeda.

    Simak: Siapkan Brizzi, Bank BRI Layani Pembayaran Tol Non Tunai 

    Untuk tarif tol, menurut Enny, seluruh operator jalan tol di seluruh Indonesia juga kompak memberikan diskon 10 persen. Diskon itu akan berlaku mulai 17 Agustus mendatang. "Waktunya masih diatur. Operator jalan tol juga ingin program ini sukses," ujar Enny.

    Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan diskon tersebut akan diterapkan setelah pengaturan di gardu tol terpenuhi. "Satu minggu pertama akan kami evaluasi. Ditambah mungkin kami susun insentif yang lain," tutur Herry.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!