Riset Google: Warga Surabaya Paling Banyak Belanja Online  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja online. Vimeo

    Ilustrasi belanja online. Vimeo

    TEMPO.COJakarta - Riset terbaru Google dan lembaga riset pasar asal Jerman, GfK, menunjukkan Kota Surabaya sebagai wilayah yang mempunyai persentase tertinggi dalam melakukan belanja onlineBahkan persentase belanja online di Surabaya mengalahkan warga Medan dan Jakarta.

    Country Industri Head Google Indonesia Hengky Prihatna mengatakan angka persentase belanja online di Surabaya mencapai 71 persen. Angkat tersebut berada di atas Jakarta, 66 persen, dan Medan 68 persen.

    "Dari tujuh kota yang kami riset, Surabaya berada di peringkat paling atas," kata Hengky, Selasa, 15 Agustus 2017. Adapun tujuh kota yang diriset adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, Surabaya, Makassar, Semarang, dan Bandung.

    Baca: Gubernur BI: Transaksi Belanja Online Capai Rp 75 Triliun

    Menurut Hengky, kegiatan belanja online di Indonesia semakin digandrungi. Bahkan lebih dari separuh konsumen di kota-kota besar pernah mengunjungi aplikasi belanja elektronik atau e-commerce. "Demam belanja online terjadi di seluruh negeri, tidak hanya berpusat di Ibu Kota," ucapnya.

    Dari riset tersebut, Surabaya bercokol di urutan atas karena durasi warganya menghabiskan waktu untuk berbelanja online sekitar 5,8 jam. Sedangkan warga Jakarta menghabiskan waktu 4,7 jam. Adapun kawasan Jabodetabek lebih lama dari Jakarta, yakni 5,2 jam.

    "Mungkin di Jakarta belanja online sudah tidak asing lagi, jadi kalah dengan Surabaya, yang warganya antusias berbelanja online," kata Hengky.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.