Menteri Susi Akan Turunkan Bunga Kredit Nelayan di Bawah 6 Persen

Reporter

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau rumah penampungan tahanan atau detention center Natuna yang dihuni oleh 63 anak buah kapal Vietnam, 7 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

TEMPO.CO, Cilacap - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan bunga pinjaman nelayan yang selama ini dipatok 6 persen dianggapnya memberatkan nelayan. Melalui kementeriannya, kata Susi, akan diturunkan menjadi dua persen yang disalurkan kepada Koperasi Unit Desa. Sehingga bunga yang dibayarkan kepada nelayan 4-5 persen.

“Keuangan inklusif dari pemerintah untuk membantu para pelaku bisnis mikro, nelayan, dan petani yang selama ini tidak bisa mengakses dana perbankan,” ujarnya di Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap, Senin, 14 Agustus 2017. Kegiatan tersebut dalam rangka pendistribusian dana bergulir sebesar Rp 5 miliar yang diberikan kepada KUD Mino Saroyo.

Baca: Ngopi Bareng Menteri Susi, Nelayan Dapat Hadiah dan Ancaman

Susi juga memastikan bahwa kredit tersebut juga diberikan tanpa jaminan. “Kami akan berikan kredit bergulir kepada nelayan tanpa jaminan. Bisa melalui BNI dan BRI menjadi ujung tombak karena jangkauannya jauh karena punya banyak cabang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Susi Pudjiastuti melakukan teleconference dengan empat menteri lainnya dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang berada di Jakarta Timur, Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bogor, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Cibubur, dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Bojonegoro. Kelima menteri melakukan perbincangan tentang sinergi kementerian dalam mengangkat ekonomi rakyat melalui ekonomi inklusi.

Ketua KUD Mino Saroyo, Slamet Jayanto mengatakan jumlah anggota KUD Mino Saroyo mencapai 8.300 anggota. Dana bergulir KUD tersebut digunakan untuk membantu nelayan dan pedagang ikan sebanyak 1.400 anggota. Kepada LPMUKP dia mengusulkan bunga yang dibayarkan koperasi sebesar 2 persen, sedangkan bunga yang dibayarkan nelayan kepada koperasi maksimal 5 persen. “Kriteria utama ditujukan untuk anggota dengan taraf ekonomi ke bawah,” katanya.

Baca: Menteri Susi: Pemberdayaan Nelayan Sulit Dijalankan, Jika ..

Slamet menambahkan, oleh Susi, dia diminta untuk meningkatkan jumlah omset TPI PSSC dari Rp 75 miliar menjadi Rp 100 miliar. Bila target tersebut tercapai, kata Slamet,  bantuan dana bergulir akan didapatnya pada 2018. “Agar omset membaik perlu dibenahi nelayan yang jarang melakukan bongkar muatan di TPI PSSC melainkan bisa di Pelabuhan Ratu dan Muara Baru,” ujarnya.

BETHRIQ KINDY ARRAZY






Alokasi Anggaran KUR Tahun Depan Naik jadi Rp 450 Triliun, Airlangga: Ekonomi Domestik Perlu Dijaga

5 hari lalu

Alokasi Anggaran KUR Tahun Depan Naik jadi Rp 450 Triliun, Airlangga: Ekonomi Domestik Perlu Dijaga

Pemerintah akan menetapkan anggaran untuk KUR sebesar Rp 450 triliun pada tahun 2023 atau naik dari tahun ini yang sebesar Rp 373 triliun.


Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

8 hari lalu

Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

Lewat cuitannya, Susi Pudjiastuti berpendapat dana itu bakal lebih baik jika digunakan untuk membangun 30 gedung sekolah.


Target Penyaluran Kredit Usaha Rakyat 2024 Rp 585 T, Naik 24,4 Persen dari Tahun Sebelumnya

9 hari lalu

Target Penyaluran Kredit Usaha Rakyat 2024 Rp 585 T, Naik 24,4 Persen dari Tahun Sebelumnya

Pemerintah menetapkan target penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) atau kredit bersubsidi sebesar Rp585 triliun pada 2024.


Hari Ikan Nasional 2022, Bagaimana Asal-usul dan Arti Logonya?

17 hari lalu

Hari Ikan Nasional 2022, Bagaimana Asal-usul dan Arti Logonya?

Peringatan Hari Ikan Nasional setiap 21 Novemberi diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2014


Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR hingga Oktober Capai 85,9 Persen dari Target

19 hari lalu

Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR hingga Oktober Capai 85,9 Persen dari Target

Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp34,38 triliun.


Penggiat Sampah di Buleleng Mendapatkan Bantuan Sarpras dari KKP

26 hari lalu

Penggiat Sampah di Buleleng Mendapatkan Bantuan Sarpras dari KKP

Bantuan diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kelompok dan masyarakat sekitar agar dapat menggerakkan dinamika perekonomian yang berbasis pada kebutuhan masyarakat


FPIK Unpad Punya Gudang Beku Portabel Hibah dari Kementerian Kelautan

27 hari lalu

FPIK Unpad Punya Gudang Beku Portabel Hibah dari Kementerian Kelautan

Hibah ini merupakan program pertama yang diberikan KKP untuk perguruan tinggi salah satunya Unpad.


Laguna di Raja Ampat Diakui Secara Ilmiah Surga bagi Pari Manta

33 hari lalu

Laguna di Raja Ampat Diakui Secara Ilmiah Surga bagi Pari Manta

Raja Ampat menjadi yang pertama dan satu-satunya di dunia yang melaporkan pertumbuhan dan perkembangan populasi ikan pari manta dengan cepat dan baik.


Perkara Impor Garam, Penyidik Kejagung Geledah dan Sita Dokumen dari Pabrik di Cilegon dan Surabaya

46 hari lalu

Perkara Impor Garam, Penyidik Kejagung Geledah dan Sita Dokumen dari Pabrik di Cilegon dan Surabaya

Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap dokumen dan sampel garam pada 3 lokasi dalam perkara dugaan korupsi impor garam.


Presiden Jokowi Ajak Nelayan Dukung Gernas Bulan Cinta Laut KKP

48 hari lalu

Presiden Jokowi Ajak Nelayan Dukung Gernas Bulan Cinta Laut KKP

Gernas BCL dilaksanakan dengan menerapkan mekanisme ekonomi sirkular melalui pengumpulan sampah dan pembayaran kompensasi atau insentif.