Darmin Dorong Optimalisasi Taman Nasional untuk Wisata Alam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani (kiri) disela-sela mengikuti Sidang Kabinet Paripurna tentang RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, 24 Juli 2017. ANTARA FOTO

    Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani (kiri) disela-sela mengikuti Sidang Kabinet Paripurna tentang RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, 24 Juli 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.COBanyuwangi - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah mendorong optimalisasi taman nasional dan taman wisata alam sebagai wisata berbasis alam. "Taman nasional dan taman wisata alam yang tersebar di hampir semua penjuru Indonesia menyimpan berbagai potensi yang belum tergarap," katanya saat membuka Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, Kamis malam, 10 Agustus 2017, di Gedung Seni Budaya Banyuwangi.

    Darmin mengatakan pariwisata saat ini menjadi kebutuhan penting dan pasarnya tidak pernah turun. "Jadi sangat tepat jika potensi taman nasional ini didorong untuk wisata berbasis alam," ucapnya. 

    Menurut Darmin, pemandangan alam dan pertunjukan kebudayaan merupakan potensi yang banyak diminati wisatawan. Namun ada dua yang dikeluhkan turis asing, yakni environmental sustainability (pengembangan lingkungan yang berkelanjutan) serta health and hygiene (kesehatan dan kebersihan).

    Bagaimanapun, ucap Darmin, minat turis asing untuk berkunjung ke Indonesia masih cukup tinggi. Indonesia berada di posisi ke-42 dari 136 negara yang menjadi tujuan wisata. "Dari data tersebut, artinya, potensi pariwisata di Indonesia cukup diminati di tingkat internasional," katanya. 

    Simak pula: Taman Nasional Komodo Memiliki Terumbu Karang Terbaik di Dunia

    Untuk itu, Darmin menyarankan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyusun skala prioritas pengembangannya. "Dengan modal yang tak terlalu besar tapi memiliki dampak kepada masyarakat lokal secara luas," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Agustus 2017. 

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan akan menyusun skala prioritas dengan melakukan pemetaan potensi wisata di beberapa taman nasional. "Kita tidak mungkin hanya mengembangkan satu tempat, tapi harus paket. Seperti di Banyuwangi, akan disambungkan dengan Bromo dan Bali," ucapnya.

    Siti Nurbaya menambahkan, taman nasional di Banyuwangi menjadi skala prioritas. "Jika melihat pemodalannya, tidak terlalu besar. Namun dampaknya luar biasa jika mengembangkan yang di Banyuwangi ini," ujarnya.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.