Menteri Susi Minta Rumah Warga Natuna Menghadap ke Laut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berfoto bersama para nelayan Natuna di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna, Batam, 7 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berfoto bersama para nelayan Natuna di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna, Batam, 7 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CONatuna - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan masyarakat Indonesia telah lama memunggungi laut. Masyarakat pesisir pun menjadikan laut sebagai halaman belakang rumah mereka sehingga mereka tidak peduli dengan apa yang terjadi di laut.

    "Contohnya rumah-rumah dapurnya masih menghadap ke laut. Rumahnya bagian depan menghadap ke jalan. Saya ingin berubah. Kita balik dapur menjadi beranda depan. Supaya tidak bisa buang sampah lagi ke laut," kata Susi di Sentra Perikanan dan Kelautan Terpadu (SPKT) Natuna, Senin, 7 Agustus 2017.

    Susi berujar, menghadapnya rumah ke laut sudah dipraktekkan di Tarakan. Menurut dia, rumah di Tarakan sudah dibalik menghadap ke laut. "Belakangnya di pinggir jalan. Otomatis kalau dapurnya di pinggir jalan, malu kalau kotor. Saya yakin plastik di Natuna akan berkurang jauh sekali."

    Simak: Menteri Susi: Tak Puas Kebijakan Saya, PTUN-kan Saja

    Menurut Susi, Indonesia adalah penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah Cina. "Karena itu, plastik, botol, jangan buang ke laut. Nanti nelayan pasang jaring, yang nyantol dipancing juga plastik. Emangnya ke laut mau cari plastik?" ujar Susi di hadapan para nelayan.

    Susi pun ingin Natuna menjadi wilayah pertama yang beranda depan rumah-rumah warganya adalah laut. "Nanti semua bersih, turis akan datang. Banyak perusahaan yacht ingin masuk ke mari. Tapi saya memerlukan bandara internasional saja. Nanti saya bilang ke Pak Menteri Perhubungan," katanya.

    Kepada para nelayan, Susi pun bertanya, "Bisa tidak? Kalau tidak, ditarikin lagi saja jaring sama bubunya. Saya minta tarik bantuannya. Bisa tidak?" Para nelayan pun menjawab, "Bisa!" Susi kemudian berujar akan mengecek rumah-rumah para nelayan ketika kembali ke Natuna akhir tahun ini.

    Kemarin, Susi Pudjiastuti meninjau pembangunan SKPT Natuna. Dalam kunjungan itu, Susi memberikan beberapa bantuan untuk nelayan, seperti asuransi, kapal pengangkut ikan, dan alat tangkap bubu lipat. Rencananya, SKPT Natuna diresmikan Presiden Joko Widodo akhir tahun ini.
     
    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?