ESDM: Rasio Elektrifikasi Semester I-2107 Melampaui Target

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memeriksa kondisi aliran listrik di gardu induk Pamona 275 KV di Area PLTA Poso Unit 2, Sulawesi Tengah, Senin (15/8). PT PLN (Persero) bisa melakukan penghematan sebesar Rp 373 miliar per tahun dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 24 megawatt (MW) dimana penghematan tersebut berasal dari berkurangnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini digunakan untuk mengaliri listrik di daerah tersebut. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Pekerja memeriksa kondisi aliran listrik di gardu induk Pamona 275 KV di Area PLTA Poso Unit 2, Sulawesi Tengah, Senin (15/8). PT PLN (Persero) bisa melakukan penghematan sebesar Rp 373 miliar per tahun dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 24 megawatt (MW) dimana penghematan tersebut berasal dari berkurangnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini digunakan untuk mengaliri listrik di daerah tersebut. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasio elektrifikasi semester satu tahun ini mencapai 92,8 persen atau melampaui target 92,75 persen. “Kinerjanya cukup baik,” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Andy Noorsaman Sommeng, Jumat, 4 Agustus 2017.

    Andy menuturkan tambahan pembangkit listrik sudah mencapai 50 persen dari target 2017. Ia menyatakan target tambahan pembangkit tahun ini adalah 2.688 megawatt, dan angkanya sudah mencapai 1.361 megawatt di semester I 2017.

    Pemerintah mencoba mempercepat program penyediaan listrik melalui sinergi APBN, CSR BUMN, dan mengundang partisipasi swasta dengan mengoptimalkan sumber energi baru terbarukan setempat. Sedangkan untuk pelaksanaan program 35 ribu megawatt hingga semester I 2017, pembangkit yang sudah COD sebesar 768 megawatt.

    Pembangkit yang sedang dikonstruksi sebesar 14.193 megawatt, PPA yang belum konstruksi sebesar 8.550 megawatt, pengadaan sebesar 5.155 megawatt, dan perencanaan sebesar 7.170 megawatt.

    Mengenai elektrifikasi di perdesaan, Andy menyatakan sudah ada beberapa investor berkonsultasi dengan pihaknya untuk berpartisipasi di dalam program elektrifikasi perdesaan. "Baru konsultasi saja, belum ada investasi," ujarnya.

    Menurut Andy sudah ada investor dari Amerika Serikat berkonsultasi kepada Kementerian ESDM, dan melakukan kajian di Papua. Tercatat setidaknya ada 20 perusahaan yang sudah melakukan konsultasi. "Tujuannya adalah membuka supaya tidak ada ketergantungan pada PLN."

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.