Sejak Zaman Sukarno, Indonesia Pemasok Sawit Terbesar di Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Duta Besar Indonesia, Wahid Supriyadi, (ketiga dan keempat dari kanan) dalam acara Business Forum Indonesia-Rusia on Palm Oil di Moskow, Kamis, 3 Agustus 2017 (Istimewa)

    Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Duta Besar Indonesia, Wahid Supriyadi, (ketiga dan keempat dari kanan) dalam acara Business Forum Indonesia-Rusia on Palm Oil di Moskow, Kamis, 3 Agustus 2017 (Istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menghadiri Business Forum Indonesia-Rusia on Palm Oil di Hotel Mercure, Moskow, Kamis,  3 Agustus 2017. Kedatangan Menteri Enggar adalah untuk mendukung promosi dan pengembangan perdagangan minyak kelapa sawit di Rusia.

    Saat ini ekspor minyak kelapa sawit di Rusia menduduki peringkat kedua. "Sejak zaman pemerintahan Presiden Sukarno, Indonesia pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di Rusia," kata Menteri Enggar. "Indonesia menjamin sustainability, kesehatan dan kebersihan produk kelapa sawit."

    BACA: Kunjungi Rusia, Menteri Enggar Bawa Misi Diplomasi Minyak Sawit

    Masih menurut Menteri Enggar, untuk meyakinkan rekan-rekan bisnis Rusia pemerintah Indonesia mengundang pebisnis Rusia berkunjung ke Indonesia melihat sendiri proses dalam industri kelapa sawit Indonesia, demikian siaran pers penyelenggara, yang diterima Tempo, Kamis, 3 Agustus 2017.

    Indonesia juga telah secara konsisten menerapkan standar kelestarian dalam Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). "Saya menghargai dengan telah berdirinya Aliansi Minyak Kelapa Sawit Indonesia Rusia yang bisa menjembatani berbagai kepentingan bisnis dan kesephaman terhadap produk minyak kelapa sawit," kata Enggar.

    BACA: Pemerintah Sudah Mengembalikan Dana Sawit Rp 2 Triliun

    Usaha promosi ini sangat strategis, karena berbagai produk kelapa sawit Indonesia tengah mendapat berbagai kritik dari negara-negara Eropa terkait isu kelestarian. Duta Besar Indonesia, Wahid Supriyadi, yang menyampaikan kata sambutan dalam acara tersebut, meyakinkan bahwa produk kelapa sawit Indonesia tidak memiliki masalah dengan kelestarian. Pernyataan tersebut didukung oleh film pendek berjudul Healthy Oil, Healthy Life yang ditayangkan sebelum acara pertemuan bisnis tersebut.

    BACA: Permintaan Jokowi ke Perdana Menteri Belanda Soal Kelapa Sawit

    Pertemuan bisnis yang dihadiri oleh beberapa produsen kelapa sawit Indonesia seperti Asian Agri, Sinar Mas, Wilmar. Mereka sudah menjadi pengekspor utama minyak kelapa sawit ke Rusia.

    Pertemuan bisnis ini juga diisi dengan diskusi-diskusi mendalam antara pihak Indonesia dengan Rusia. Menteri Enggar juga memgundang pengusaha Rusia untuk hadir di berbagai acara promosi Indonesia yang digelar setelah forum bisnis sawit ini, yaitu Festival Indonesia di Hermitage Garden pada 4-6 Agustus ini, kunjungan ke Foodcity yang merupakan tempat promosi permanen berbagai produk makanan dan minuman dari berbagai negara termasuk Indonesia.

    YY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.