Tingkatkan Ekspor Dalam Negeri, Bea Cukai Gandeng Eximbank

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jendral Bea Cukai, Heru Pambudi memberikan keterangan kepada media terkait permasalahan impor KTP dan NPWP di Kantor Bea cukai Jakarta, 10 Febuari 2017. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Direktur Jendral Bea Cukai, Heru Pambudi memberikan keterangan kepada media terkait permasalahan impor KTP dan NPWP di Kantor Bea cukai Jakarta, 10 Febuari 2017. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha berorientasi ekspor, pemerintah melalui Bea Cukai telah menggulirkan beberapa kebijakan berupa fasilitas, di antaranya Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan Pusat Logistik Berikat (PLB). Bea Cukai menggandeng Indonesia Eximbank, lembaga penerbit penjaminan fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai untuk memaksimalkan ekspor.

    Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, menyatakan bahwa kerja sama yang dijalin antara Bea Cukai dengan Indonesia Eximbank berupa penjaminan atas fasilitas Bea Cukai. "Kami akan berupaya memberikan kemudahan, kepastian dan penjaminan yang murah pada perusahaan yang tergabung dalam kelompok fasilitas KITE," katanya dalam acara Business Gathering yang mengundang para pengusaha berorientasi ekspor di Jakarta, Kamis, 3 Agustus 2017,

    Heru menambahkan bahwa dengan penjaminan yang murah dan mudah akan meningkatkan kinerja cash flow perusahaan tersebut dan menekan ongkos produksi. "Hasilnya harga pokok produksi akan dapat turun juga yang akan membuat harga dan kualitas dapat bersaing di pasar internasional."

    Baca: Mi Instan Makanan Pokok Nigeria, Indonesia Pasok Bahan Bakunya

    Dalam kesempatan yang sama, Plt. Direktur Indonesia Eximbank, Susiwijono Moegiarso, menjelaskan bahwa aktivitas ekspor di Indonesia mengalami pertumbuhan di tahun 2017 ini. Hal itu membuatnya optimis terhadap pertumbuhan ekspor Indonesia ke depannya.

    "Pertumbuhan ekspor di Indonesia terjadi tidak hanya dari segi volumenya, tapi juga nilai ekspor. Maka dari itu kami yakin untuk memberikan pembiayaan penjaminan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya," tutur Susiwijono.

    Pada tahun 2016, Indonesia Eximbank telah menggelontorkan dana sebesar Rp 88.5 triliun, dan berencana untuk menetapkan target yang lebih tinggi di tahun 2017, yaitu sebesar Rp 105 triliun.

    Susiwijono menginginkan agar ekspor Indonesia dapat terus ditingkatkan karena saat ini ekspor dianggap sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional.

    "Ke depannya acara Business Gathering akan secara rutin diadakan. Selain itu kerja sama antara Bea Cukai dan Indonesia Eximbank akan terus ditingkatkan guna memberikan asistensi dan dukungan terhadap pemanfaatan fasilitas yang diberikan Bea Cukai," pungkasnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.