Jakgrosir Segera Diresmikan Pada Agustus 2017 Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meresmikan Jakmart di Pasar Jaya Rawabening, Jakarta, 19 Mei 2017. TEMPO/Friski Riana

    Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meresmikan Jakmart di Pasar Jaya Rawabening, Jakarta, 19 Mei 2017. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Jakgrosir akan diresmikan pada Agustus 2017 ini, demikian disampaikan oleh Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin.

    Dengan beroperasinya Jakgrosir, maka pedagang dapat membeli dengan menggunakan kartu pedagang sebagai alat transaksi.

    Selain itu, Jakgrosir diharapkan membantu pedagang dalam mendapatkan sumber barang berkualitas dan murah, yang secara tidak langsung dapat menjaga stabilitas harga di pasar. Selain itu, Jakgrosir juga diharapkan mampu menjaga agar inflasi di Jakarta tetap terkendali.

    “Jika masyarakat bisa mendapatkan produk dengan harga lebih murah akan membantu menstabilkan harga dan ikut menekan inflasi,” ujar Arief pada Rabu, 2 Agustus 2017.

    Baca: Beda Jakmart dan OK OCE Mart, Ini Penjelasan Djarot

    Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta mencatat bahwa inflasi indek harga konsumen (IHK) DKI Jakarta pada Juni 2017 sebesar 0,46 persen secara bulanan (mtm).

    Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,69 persen (mtm), dan inflasi DKI Jakarta pada Juni 2017 juga lebih rendah dibandingkan rata-rata historis inflasi pada periode hari raya Idul Fitri selama tiga tahun terakhir yang tercatat 0,93 persen (mtm).

    Untuk membantu menjaga inflasi tersebut, PD Pasar Jaya telah membeli 3 unit mesin controlled atmosphere storage (CAS) yang ditempatkan di Pasar Induk Kramatjati.

    "Setiap mesin nantinya dapat menyimpan komoditi bawang dan cabai, masing-masing unit sebesar 20 ton," kata Arief.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.