PT Garam Gandeng BPPT Siapkan Revitalisasi Produk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa garam milik PT Garam (persero) yang disegel di dalam gudang oleh Tim Satgas Pangan Mabes Polri di Gresik, Jawa Timur, 7 JUi 2017. Tim Satgas Pangan Mabes Polri menyegel gudang milik PT Garam (persero) dengan barang bukti 75 ribu ton garam. ANTARA FOTO

    Petugas memeriksa garam milik PT Garam (persero) yang disegel di dalam gudang oleh Tim Satgas Pangan Mabes Polri di Gresik, Jawa Timur, 7 JUi 2017. Tim Satgas Pangan Mabes Polri menyegel gudang milik PT Garam (persero) dengan barang bukti 75 ribu ton garam. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Keuangan PT Garam (Persero) Anang Abdul Qoyyum mengatakan pelaksanaan program revitalisasi garam dan pembangunan pabrik baru di Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, dilakukan pada 2018. Hal ini dilakukan untuk menunjang produksi garam nasional.

    "Kalau untuk saat ini pengembangan masih belum bisa dilakukan karena adanya faktor depresi akibat gejolak harga dan permasalahan yang ada. Oleh karena itu, dua program tersebut akan kami lakukan pada 2018," katanya di Surabaya, Rabu.


    Baca:
    Impor Garam Dianggap Rawan Ditunggangi Dagang Politik

    Anang melanjutkan PT Garam telah menerima tawaran kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong untuk melaksanakan program pengembangan produksi garam dengan membangun pabrik baru dan revitalisasi. Kedua program itu, menurut dia, akan dipusatkan di Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, yang selama ini menjadi pusat produksi garam dan kantor PT Garam (Persero).

    Sementara itu, Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Prof Eniya Listiani Dewi mengatakan kontrak kerja sama dengan PT Garam (Persero) dilakukan dengan masing-masing kapasitas untuk revitalisasi sebesar lima ton per jam, dan untuk pabrik baru 10 ton per jam.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.