Jumat, 16 November 2018

Menteri Budi Setuju Aktifkan Lagi Sejumlah Jalur Kereta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas perawat rel wesel memberi oli saat petugas kepolisian dan PJKA melakukan pengecekan rutin Operasi Rahmadania 2016 di kawasan jalur kereta api stasiun Purwosari, Surakarta, Jawa Tengah, 16 Juni 2016. TEMPO/Bram Selo Agung

    Petugas perawat rel wesel memberi oli saat petugas kepolisian dan PJKA melakukan pengecekan rutin Operasi Rahmadania 2016 di kawasan jalur kereta api stasiun Purwosari, Surakarta, Jawa Tengah, 16 Juni 2016. TEMPO/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan setuju atas rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno untuk mereaktivasi sejumlah jalur kereta api demi mengembangkan sektor pariwisata di sejumlah daerah. 
     
    "Setuju saya, dalam waktu dekat ini," kata Budi saat ditemui di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta Pusat, Selasa, 1 Agustus 2017. 
     
    Budi menuturkan yang akan diaktivasi dalam waktu dekat  adalah jalur Jakarta-Sukabumi-Bandung. Ketika ditanyakan mengenai tempat-tempat lain, ia mengaku belum menetapkannya. 

    Budi menjelaskan, sejumlah lokasi belum feasible untuk reaktivasi jalur kereta, salah satunya adalah jalur Yogyakarta-Magelang. "Itu tak mungkin karena sudah banyak orang."

    Menteri Rini mengatakan akan segera mengunjungi sejumlah kepala daerah untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api yang sudah tak aktif. Hal ini berguna meningkatkan sektor pariwisata di sejumlah daerah.
     
    Rini menuturkan mungkin saja di sejumlah daerah ada jalur kereta api yang tidak termanfaatkan sehingga bisa diaktifkan kembali dengan partisipasi kepala daerah di sana. Nantinya, diharapkan masyarakat juga mau ke daerah tersebut.
     
    Rini mengaku melihat banyak masyarakat yang ingin berwisata dan mengenal daerah-daerah lain ketika penyelenggaraan Kereta Api Indonesia (KAI) Travel Fair. Ia sangat mengapresiasi ajang itu karena melihat animo masyarakat sangat besar.
     
    DIKO OKTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.