Paket Kebijakan Ekonomi Baru Akan Diumumkan Sebelum 17 Agustus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani (kiri) disela-sela mengikuti Sidang Kabinet Paripurna tentang RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, 24 Juli 2017. ANTARA FOTO

    Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani (kiri) disela-sela mengikuti Sidang Kabinet Paripurna tentang RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, 24 Juli 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pembangunan sebagian besar infrastruktur akan rampung tahun ini, termasuk kawasan ekonomi khusus. Pemerintah akan segera mengundang investor untuk investasi di sini.

    "Untuk itu,  dalam waktu dua minggu ini pemerintah akan menerbitkan paket deregulasi besar yang sangat mengubah cara kita dalam memproses perizinan. Menjelang 17 Agustus, lah," kata Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

    Menurut Darmin, paket tersebut akan mengatur proses perizinan investasi secara lebih sederhana. Intinya, dia ingin setiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah bertanggung jawab menyelesaikan perizinan investasi yang dibangun di lingkungan mereka masing-masing.

    "Kalau dulu kan dibiarkan, masing-masing investor mengurus sendiri banyak sekali (izin) di pusat dan daerah. Ke depan, kita membentuk satuan tugas di kementerian, lembaga, dan Pemda yang bertanggung jawab memonitor dan melayani perizinan di lingkungannya," ujar Darmin.

    Pertengahan Juli lalu, dalam rapat koordinasi percepatan realisasi investasi, pemerintah mencetuskan ide untuk membentuk Satuan Tugas Pendampingan Pelaksanaan Investasi (Investment Task Force). Satgas itu terdiri dari Satgas Nasional, Satgas Sektor, dan Satgas Pemda.

    Darmin menjelaskan, semua perizinan di kementerian, lembaga, dan daerah akan diselesaikan oleh satgas tersebut. Nantinya, realisasi atau eksekusi dari komitmen investasi menjadi tanggung jawab bersama. Rencana itu, , akan dituangkan dalam sebuah Peraturan Presiden.
     
    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.