Sekuritas Ini Prediksi IHSG Menguat Terbatas, Simak 6 Saham Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Selasa 1 Agustus 2017 diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan, namun terbatas dengan rentang pergerakan di level 5804 - 5863.

    Penguatan saham Boeing membuat indeks Dow Jones ditutup pada zona hijau dengan menguat 0,28 persen. Sedangkan S&P 500 flat 0,07 persen dan Nasdaq melemah 0,42 persen  yang ditekan dari penurunan saham Facebook dan Alphabet. Boeing naik hingga 1,04 persen  dan menyentuh level tertinggi setelah JP Morgan menaikan target price-nya.

    Bursa Eropa menguat Indeks FTSE 100 0,05 persen , DAX -0,37 persen, CAC 40 -0,73 persen, Stoxx 600 -0,13 persen. Indeks pada awal pembukaan sempat bergerak menguat yang didorong oleh penguatan saham pertambangan mining serta keuangan  yang dipimpin oleh saham HSBC setelah melaporkan kinerja yang mengalahkan perkiraan.

    Inflasi Zona Euro meningkat 1,3 persen YoY sesuai dengan ekspektasi dengan inflasi inti tumbuh 1,2 persen melebihi ekspektasi 1,1 persen. Tingkat pengangguran Zona Euro turun ke level 9,1 persen dari level 9,2 persen. Namun penguatan Euro ke level tertinggi sejak Januari 2015 menekan penguatan saham. Selain itu berdasarkan data dari Thomson Reuters kinerja emiten di indeks utama Eropa sedikit melemah dibandingkan dengan kuartal I.

    Harga minyak ditutup menguat selama enam hari berturut-turut yang didorong oleh rencana pertemuan negara OPEC dan non OPEC di Uni Emirat Arab pada 7-8 Agustus untuk membahas komitmen pemangkasan produksi. Selain itu impor minyak mentah AS dari negara OPEC turun 2,6% di bulan Mei.

    IHSG bergerak mixed dan berakhir menguat terbatas. Indeks ditopang dari penguatan sektor properti dan perdagangan serta keuangan dengan saham Bank BRI (BBRI) +1,90 persen, Bank Mandiri (BMRI) +2,06 persen dan Unilever Indonesia (UNVR) +1,19 persen menjadi saham penopang terbesar indeks. Asing akhirnya membukukan net buy sebesar Rp 336 miliar.

    IHSG ditutup di atas MA5 dan middle Bollinger band, indicator stochastic dan RSI masih bergerak melemah. IHSG membentuk bullish three white soldiers yang mengindikasikan kondisi uptrend. Sehingga diperkirakan indeks masih akan melanjutkan penguatan, namun terbatas dengan rentang pergerakan di level 5804 - 5863.

    Saham yang dapat diperhatikan adalah Adhi Karya atau ADHI (buy), Surya Citra Media atau SCMA (buy), Mitra Keluarga atau MIKA (buy), Wijaya Karya Beton atau WTON (buy), Multipolar atau MLPL (buy), dan Mitra Adiperkasa atau MAPI (buy).

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.